Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 Juli 2026

Kepala PMPTSP Taput Ikuti Visitasi Kelompok 2 PKN Tingkat II BPSDM Sumut Tahun 2026 ke Kabupaten Tapsel

Bongsu Batara Sitompul - Kamis, 23 Juli 2026 18:30 WIB
246 view
Kepala PMPTSP Taput Ikuti Visitasi Kelompok 2 PKN Tingkat II BPSDM Sumut Tahun 2026 ke Kabupaten Tapsel
Foto Dok Peserta Visitasi PKN
FOTO BERSAMA : Peserta PKN Tingkat II Kelompok IV foto bersama dengan Bupati Tapsel, H Gus Irawan Pasaribu pada kegiatan Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Kelompok II di Tapsel.

Tapanuli Utara(harianSIB.com)

Visitasi atau kunjungan kerja Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)Tingkat 2 BPSDM tahun 2026 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan salah satu Daerah yang mengalami bencana pada akhir tahun 2025 yang lalu.

Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi tujuan visitasi karena Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menunjukkan komitmen yang kuat dalam penanggulangan bencana melalui kolaborasi lintas sektor yang cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, TNI/Polri, media dan masyarakat telah menghadirkan penanganan bencana yang responsif, humanis, serta memberikan perlindungan bagi kelompok rentan. Melalui prinsip "Dalihan Na Tolu".

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi benchmarking sebagai daerah yang terus memperkuat ketangguhan dan resiliensi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Baca Juga:
Pada kegiatan Visitasi PKN Kelompok 2 itu, Kepala PMPTSP Kabupaten Tapanuli Utara Eliston Lumbantobing SSos MM sebagai utusan dari Kabupaten Tapanuli Utara mengikuti pelatihan Visitasi PKN Tingkat II di Tapsel.

Berdasarkan hasil pengamatan dan dialog dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Selatan, Visitasi Kelompok 2 memberikan rekomendasi strategis dalam rangka penanganan kelompok rentan sebagai berikut, pertama, tata Kelola Regulasi dan penganggaran inklusif.

Pemerintah Daerah perlu menyusun regulasi berbasis kesetaraan untuk mengarusutamakan perlindungan kelompok rentan di seluruh tahapan bencana. Langkah ini diwujudkan melalui alokasi anggaran khusus serta pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Kelompok Rentan lintas sektor (BPBD, Dinsos, Dinkes, DP3A dan Pemdes).

Yang kedua, pengembangan sistem peringatan dini. Sistem ini dikembangkan dengan tujuan agar mudah diakses seluruh lapisan (termasuk disabilitas) melalui multimedia dan bahasa lokal, disempurnakan dengan prosedur evakuasi khusus, sarana transportasi ramah rentan, serta edukasi dan simulasi berkala.

Selanjutnya yang ketiga,, infrastruktur inklusif dan kebutuhan dasar. Setiap lokasi pengungsian wajib dilengkapi sarana ramah disabilitas, ruang laktasi, ruang ramah anak, layanan kesehatan mobile, dan Dukungan Psikososial (LDP). Pemenuhan kebutuhan spesifik seperti gizi balita/lansia, sanitasi perempuan, obat-obatan, dan alat bantu disabilitas harus terjamin secara rinci dan tepat sasaran.

Dan yang kelima yaitu, sinergi pentahelix dan kepemimpinan adaptif. Reseliensi dapat dicapai melalui kolaborasi lintas lini yaitu, akademisi berupa kajian berbasis data, dunia usaha berupa dana CSR & logistik, media untuk edukasi publik dan komunitas untuk kader siaga bencana). Seluruh upaya ini digerakkan oleh Kepemimpinan Adaptif di daerah guna memastikan perlindungan kelompok rentan menjadi prioritas utama penanggulangan bencana."

Visitasi yang dilaksanakan pada 21 Juli 2026 mengusung tema" Kepemimpinan adaptif dalam transformasi tata kelola penanggulangan bencana untuk mewujudkan resilensi dan daya saing daerah"

Peserta Kelompok 2 Visitasi PKN II terdiri dari : Kepala BPBD Kota Medan), Yunita Sari SH MH, Kepala BKPP kabupaten Labuhan Batu), Ali Armaya ST MM, Kepala BKAD Kabupaten Labusel Imron Rosadi Siregar SPd MM , Asisten Administrasi Umum Kabupaten Nias Selatan Bazatulo Laia SPd, Yosmar Difia, SE., MM (Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat Yosmar Didia SE MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Simalungun Albert Rismawanto Saragih SIP MSi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simalungun Bonpresly Saragih SSos MSi), Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Tapanuli Utara Eliston Lumbantobing SSos MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat Erwin Bachari SP MMA, Sekda Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Staf Ahli Bupati Simalungun Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Mudahalam Purba) dan Kepala BPBD Kabupaten Nias Selatan Revival Nache SHut MM. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
2018, Program BPSDM Sumut Hampir Capai Target
komentar
beritaTerbaru