Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 25 September 2026

Empat Anak di Samosir Kini Miliki Dokumen Resmi, BPJS Aktif dan Peluang Raih Bantuan Pendidikan

Firdaus Peranginangin - Kamis, 30 Juli 2026 13:14 WIB
530 view
Empat Anak di Samosir Kini Miliki Dokumen Resmi, BPJS Aktif dan Peluang Raih Bantuan Pendidikan
Foto: harianSIB.com/Firdaus
Tim Rumah Pengabdian Pdt Penrad Siagian yang dipimpin David Sibatuara berfoto bersama tiga dari empat anak yang hidup dalam keterbatasan didampingi kakeknya, Lomo Sibatuara, di Desa Janji Marapot, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Kamis (30/7/2026)

Samosir(harianSIB.com)

Empat anak yang hidup dalam keterbatasan bersama kakeknya di Desa Janji Marapot, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, kini memiliki harapan baru. Setelah lama terkendala persoalan administrasi sehingga sulit mengakses layanan dasar, mereka akhirnya memiliki dokumen kependudukan resmi, kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif, serta peluang memperoleh bantuan pendidikan.

Keempat anak tersebut diasuh oleh sang kakek, Lomo Sibatuara. Ayah mereka saat ini menjalani hukuman di Lapas Pangururan, sedangkan ibu mereka telah menikah kembali. Kondisi itu membuat pemenuhan hak-hak dasar mereka sempat terhambat.

Melihat kondisi tersebut, Tim Rumah Pengabdian Pdt Penrad Siagian yang dipimpin David Sibatuara turun langsung melakukan pendampingan pada Kamis (30/7/2026). Berbagai persoalan administrasi diselesaikan melalui koordinasi dengan Lapas Pangururan, Pemerintah Kecamatan Nainggolan, Pemerintah Desa Janji Marapot, serta sejumlah instansi terkait.

Hasil pendampingan tersebut, proses pengalihan hak asuh berhasil difasilitasi sehingga keempat anak kini resmi masuk dalam Kartu Keluarga milik Lomo Sibatuara. Kelengkapan administrasi itu menjadi dasar bagi mereka untuk mengakses berbagai layanan pemerintah.

Baca Juga:
Selain itu, melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, kepesertaan BPJS Kesehatan PBI APBD keempat anak tersebut telah diaktifkan sehingga mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa biaya.

Di bidang pendidikan, pendampingan juga dilakukan dengan memperbarui data anak-anak tersebut pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah itu dilakukan agar mereka dapat diusulkan sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP) maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP), sehingga pendidikan mereka tidak lagi terkendala masalah administrasi.

Sementara itu, Dinas Sosial PMD Kabupaten Samosir menyatakan siap mempercepat pendataan keluarga tersebut ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar dapat mengakses berbagai program bantuan sosial pemerintah.

Dukungan masyarakat juga terus mengalir melalui gerakan sosial yang digagas Bung Cogan Sitanggang dengan membuka donasi untuk merenovasi rumah keluarga Lomo Sibatuara agar keempat anak tersebut memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

"Berkat pendampingan ini, cucu-cucu saya sekarang sudah memiliki dokumen resmi, BPJS aktif, dan bantuan sekolah mereka sedang diproses. Saya sangat bersyukur," ujar Lomo Sibatuara.

Pendampingan tersebut diharapkan menjadi awal baru bagi keempat anak itu untuk memperoleh hak-hak dasar mereka dan menatap masa depan dengan harapan yang lebih baik.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Saksi Bersaksi di Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Tegaskan Pekerjaan Sudah Clear
JPU Ungkap 12 Pekerjaan Tak Dikerjakan dalam Sidang Dugaan Korupsi Waterfront Samosir Rp161 Miliar di PN Medan
Arsitek dan Konsultan Pengawas Kompak Sebut Proyek Waterfront City Samosir Tuntas, Tim PH Apresiasi Hakim
PH Eks Kadis PMD Samosir: Fakta Persidangan Tunjukkan Program Bantuan Dikendalikan Kemensos
Wamenkes Targetkan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Samosir Beroperasi Tahun Depan
Kuasa Hukum: Kesaksian di Sidang Tipikor Perkuat Enda Ketaren Tak Bersalah
komentar
beritaTerbaru