Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Penataan Tanggul Aek Sigeaon Tarutung Berlanjut, Nasib Pedagang Lama Dijamin Aman

Anwar Lubis - Selasa, 01 September 2026 16:40 WIB
154 view
Penataan Tanggul Aek Sigeaon Tarutung Berlanjut, Nasib Pedagang Lama Dijamin Aman
Foto: Dok/Kominfo
Suasana audiensi antara Pemkab Taput dengan perwakilan pedagang dan mahasiswa membahas rencana penataan Tanggul Aek Sigeaon, di Kantor Bupati Taput, Selasa (1/9/2026).

Taput(harianSIB.com)

Rencana penataan dan rekonstruksi kawasan Tanggul Aek Sigeaon, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dipastikan tetap berlanjut. Pemerintah setempat menjamin nasib pedagang lama yang telah resmi terdata akan tetap diperhatikan dalam proses relokasi.

Kepastian itu disampaikan dalam audiensi bersama perwakilan pedagang dan mahasiswa, di Aula Mini Kantor Bupati Taput, Selasa (1/9/2026). Audiensi tersebut dihadiri Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan dan Sekda.

Dalam kesempatan itu, disampaikan Pemerintah Kabupaten Taput terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Namun, penanganan Tanggul Aek Sigeaon dinilai perlu segera dilakukan sebagai bagian dari mitigasi bencana sekaligus penataan kawasan.

Kondisi kawasan tersebut disebut tidak hanya berdampak pada bantaran sungai, tetapi juga telah memengaruhi infrastruktur di sekitarnya. Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dinilai perlu segera mengambil langkah nyata dalam penanganan dan perbaikan.

Baca Juga:
Selain penanganan tanggul, pemerintah kabupaten juga berencana menata kawasan Aek Sigeaon agar lebih aman, tertata dan representatif, termasuk melalui pengembangan kawasan pedestrian.

Menjawab kekhawatiran para pedagang yang hadir, ditegaskan pemerintah tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat. Dalam proses relokasi nantinya, tempat usaha akan diprioritaskan bagi pedagang lama yang telah resmi terdata.

"Pedagang lama yang sudah terdata akan menjadi prioritas. Tidak ada tempat untuk pedagang baru, jual beli tempat maupun sistem cabut nomor," demikian ditegaskan dalam audiensi tersebut.

Sementara itu, perwakilan pedagang dan mahasiswa menyampaikan bahwa mereka pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan dan renovasi kawasan. Namun, mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi bagi keberlanjutan usaha para pedagang yang terdampak.

Ditegaskan pula bahwa rencana relokasi dilakukan demi keselamatan masyarakat, mengingat lokasi berjualan saat ini berada dekat dengan aliran sungai dan memiliki potensi risiko bencana.

"Kita ingin kawasan ini lebih aman dan tertata, tetapi para pedagang tetap harus dapat menjalankan usahanya. Pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat," demikian disampaikan dalam audiensi.

Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Pemerintah Kabupaten Taput berharap penataan Tanggul Aek Sigeaon dapat menjadi solusi mitigasi bencana sekaligus menciptakan kawasan yang lebih aman dan tertata, tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang lama (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Camat Tebingsyahbandar Diminta Relokasi Pedagang
Kapolres Taput Bersama Dandim 0210 dan Sejumlah OPD Sidak ke Pasar Tarutung
GEPKIN Tarutung Gelar KKR Kasih Melanda Tapanuli
13 - 17 Oktober 2018, Festival Tenun Nusantara di Tapanuli Utara
Gebyar PAUD 2018 Tapanuli Utara Diwarnai Berbagai Lomba
Kapolrestabes Relokasi Pedagang Kaki Lima Simpang Limun dan Bagikan Doorprize
komentar
beritaTerbaru