Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 16 September 2026

Deteksi Dini TB di Lapas Tanjungbalai, 24 WBP Suspect dari 78 yang Diperiksa

Regen Silaban - Senin, 14 September 2026 20:11 WIB
347 view
Deteksi Dini TB di Lapas Tanjungbalai, 24 WBP Suspect dari 78 yang Diperiksa
Foto: Dok/Kominfo
Deteksi dini penyakit TB sekaligus cek kesehatan gratis bagi warga binaan pemasyarakatan melalui dinas kesehatan, di Lapas Tanjungbalai, Senin (14/9/2026).

Tanjungbalai(harianSIB.com)

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan, bersama Lapas Kelas IIB Tanjungbalai melakukan deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB), sekaligus Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai tersebut, dibuka Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina. Turut hadir Kepala Lapas Tanjungbalai Refin Tua Simanullang, Kadis Kesehatan Tanjungbalai Safrina Yanti Harahap, jajaran Lapas serta tenaga kesehatan.

Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 78 WBP menjalani pemeriksaan kesehatan, meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, skrining TB menggunakan Rontgen Dada serta pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) sesuai indikasi medis.

Dari hasil skrining awal tersebut, 24 WBP teridentifikasi suspect TB dan akan menjalani pemeriksaan serta tindak lanjut medis sesuai prosedur.

Baca Juga:
Muhammad Fadly mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi Pemko Tanjungbalai dan Lapas dalam memastikan warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular.

"Semakin dini kita mengetahui, maka semakin cepat penanganannya. Pada intinya kita menghindari risiko," ujar Fadly.

Ia mengimbau seluruh warga binaan tidak takut maupun ragu mengikuti pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, deteksi dini jauh lebih penting agar penyakit dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih parah.

"Jangan nanti sudah terjadi baru kita sibuk, sudah parah baru sibuk. Kalau ada yang teridentifikasi, segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan," tegasnya.

Fadly menjelaskan, pelaksanaan CKG dan skrining TB tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai, Puskesmas Semula Jadi dan Puskesmas Datuk Bandar, serta didukung tenaga kesehatan Lapas.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, 14–18 September 2026. Selain mendukung percepatan deteksi TB, pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendeteksi secara dini berbagai penyakit menular dan tidak menular di lingkungan Lapas.

Menurut Fadly, lingkungan pemasyarakatan membutuhkan perhatian khusus dalam aspek kesehatan karena warga binaan berada dalam lingkungan dengan tingkat kepadatan tertentu.

"Karena itu, pemeriksaan berkala dan penanganan sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan WBP sekaligus mencegah risiko penularan," ujar Fadly.

Pemko Tanjungbalai bersama Lapas Tanjungbalai berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi pelayanan kesehatan bagi warga binaan, sehingga proses pembinaan dapat berlangsung dalam kondisi yang sehat, aman dan manusiawi. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DAP Aksi Sosial Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Razia Lapas Tanjungbalai Asahan, Puluhan HP dan Sajam Ditemukan
Komisi I DPRD P Siantar Desak Dinas Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Pabrik Mi
Peringati HKN ke 53, Dinas Kesehatan Langkat Beri Hadiah Kepada ASN Teladan
Kejatisu Diminta Usut Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan dan Lingkungan Hidup Madina
DBD Mewabah di Sibuntuon, Dinas Kesehatan Lakukan Fogging
komentar
beritaTerbaru