Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 19 Juni 2026
Tapteng Menuju Smart City

Membangun Sinergi Komunikasi Publik Bersama Media

- Sabtu, 19 Desember 2015 23:19 WIB
571 view
Membangun Sinergi Komunikasi Publik Bersama Media
Tapteng (SIB)- Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mulai berbenah menuju Kota Cerdas (Smart City) pada tahun 2016. Saat ini, Pemkab Tapteng sedang bersiap membangun pusat informasi yang terintegrasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar semua arah kebijakan, tujuan pembangunan dan program pembangunan dapat berjalan secara sinergis.

“Konsep ini bertujuan untuk memudahkan orang atau warga mendapatkan pelayanan terutama menyangkut informasi yang dibutuhkan. Maka itu, sinergi komunikasi publik di Pemkab Tapteng harus terbangun lebih dahulu,” kata Plt Bupati Sukran Tanjung, menyangkut komunikasi publik yang sekarang sedang dikembangkan di daerahnya, Kamis ( 17/12) di Pandan.

Terkait kebijakan itu, telah dilaksanakan seminar yang dihadiri Kepala Bappeda Tapteng, Basyri Nasution, Sony Juanda Nasution dari Kominfo  Dishub Tapteng dan Kepala Statistik Pelaporan  Bappeda serta puluhan wartawan media cetak dan elektronik yang bertugas di Kabupaten Tapteng, Rabu (16/12).

Menurut Sony Juanda Nasution, Pemkab Tapteng dituntut mampu mengelola potensi sumber daya daerah secara efektif, efisien dan berkelanjutan, dengan mengoptimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam penyelenggaraan pemerintahan yang partisipatif, demi tercapainya masyarakat yang sejahtera dan berbudaya.

Sony menambahkan, untuk memberhasilkan program smart city sekaligus membangun sinergi komunikasi publik, sejak beberapa waktu lalu, Dishub Kominfo Tapteng telah membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di sejumlah kecamatan di Tapteng.

“Kami juga menyarankan kepada rekan media untuk membentuk KIM, sebagai mitra kerja strategis Pemkab Tapteng memberhasilkan program ini. Kita siap memfasilitasinya,” sebut Sony Juanda Nasution.

Menurutnya, peran media massa sangat diperlukan guna menyukseskan program tersebut. Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, seluruh pemerintah daerah di tanah air diminta membangun sinergi komunikasi publik melalui berbagai langkah strategis.

Di antaranya, sadar media yaitu, aktif menunjukkan kerja keras dan kinerjanya kepada publik sesuai tugas dan fungsi. Selain itu, Pemda juga diminta mensinergikan konten atau informasi baik secara vertikal maupun horizontal.

“Saat ini, kita menuju arah baru komunikasi publik, maka kita harus memenangkan persepsi. Government Public Relation (GPR) memiliki peran sangat penting untuk mewujudkan pemahaman publik dan dukungan publik terhadap pemerintah, sehingga komunikasi publik terlegitimasi,” ujarnya.

Untuk meraih kepercayaan masyarakat (public trust), Pemda dituntut mampu mengelola informasi dengan cepat, berkualitas dan akurat, juga menampilkan kondisi, capaian, kebijakan pemerintah sesuai kondisi riil.

Pemda juga diminta menyiapkan sistim data dan informasi terpadu yang bisa memberikan dukungan kepada Presiden untuk mengendalikan secara langsung managemen pemerintahan melalui peerencanaan, pelaksanaan sampai monitoring dan evaluasi.

“Strateginya, ruang kosong harus diisi, persepsi harus direbut dengan membangun dan menggencarkan agenda setting melalui berbagai kanal media yaitu, media sosial dan website,” pungkasnya.(E06/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru