Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026
Silaturahmi IKA-PMII Sumut

Menaker Hanif Dhakiri: Jangan Termakan Isu Perpecahan

- Minggu, 05 Februari 2017 14:05 WIB
244 view
Menaker Hanif Dhakiri: Jangan Termakan Isu Perpecahan
SIB/Dok
Foto Bersama : Menaker Hanif Dhakiri didampingi Gubsu HT Erry Nuradi foto bersama dengan tokoh agama lainnya saat menghadiri seminar dan silaturahim Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Sumut di Hotel Garuda Plaza
Medan (SIB)- Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri dan Gubsu  HT Erry Nuradi menghadiri seminar dan silaturahmi Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Sumut di Hotel Garuda Plaza Medan, Jumat (3/2).

Hadir anggota DPR RI Marwan Dasopang, Ketua PKB Sumut Ance Selian, Ketua IKA-PMII Sumut Salman Ginting, Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, unsur Forkopimda Provinsi Sumut dan undangan lainnya.

Hanif Dhakiri yang juga sebagai Sekjen IKA-PMII Pusat berpesan tiga hal penting agar keluarga besar PMII menghidupkan Nahdlatul Ulama (NU), menghidupkan Indonesia dan mewarnai dunia. "NU harus kita buat menjadi lebih hidup, bergerak, berkembang, dan semakin berpengaruh. Selain itu penting bagi kita menjadikan ikatan Indonesia menjadi besar dengan mendorong agar ikatan antar sesama kita semakin kuat. Dengan kondisi yang saat ini menerpa Indonesia kita tetap harus optimis dan jangan termakan dengan isu yang beredar di medsos (media sosial). Dan terakhir kita harus bisa mewarnai dunia dengan peningkatan SDM, teknologi dan inovasi," ujarnya.

Sementara itu Gubsu Erry Nuradi menyambut baik kegiatan silaturahim yang digelar IKA-PMII Sumut yang menghadirkan Sekjen IKA PMII sekaligus Menaker Hanif Dhakiri. Karena sangat banyak manfaat yang didapat dari silaturahim, selain mempererat hubungan, dengan bersilaturahim diharapkan akan membuat hidup menjadi lebih berkah.

Bicara soal kebangsaan, lanjut Gubsu, saat ini Bangsa Indonesia sedang mencari keseimbangan di tengah maraknya fenomena perilaku amoral di semua strata kehidupan masyarakat. Maraknya penyimpangan para pemangku moral tersebut, tentunya dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Demikian halnya dengan generasi muda saat ini juga banyak mengalami degradasi moral dan karakter bangsa yang semakin menurun.
 "Empat konsesus dasar nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia haruslah menjadi dasar kekuatan bangsa Indonesia," ujar Erry.

Dalam kesempatan itu Gubsu dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan yang terkait dengan kemajemukan bangsa Indonesia. Namun di sisi lain Gubsu berharap Bangsa Indonesia harus dapat mengelola perbedaan itu secara arif, agar tidak berkembang konflik horizontal yang merugikan Indonesia.
"Saya ingin menyampaikan kembali bangsa kita harus tegas kepada siapapun yang merusak persatuan, kerukunan dan toleransi. Kita harus menjunjung tinggi dan mengimplementasikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika," tandas Erry.

Sebelumnya Ketua IKA PMII Sumut Salman Ginting dalam sambutannya mengajak kader PMII untuk mengangkat kejayaan NU di Sumut. ''NU di Sumut harus besar,'' tuturnya. (A12/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru