Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 16 Juni 2026
Pelatihan TOT Orangtua Hebat Pengurus PKK se-Sumut

Orangtua Bertanggung-jawab Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

- Minggu, 26 Maret 2017 13:07 WIB
293 view
Medan (SIB) -Orangtua mempunyai tugas membentuk karakter anak untuk memiliki SDM yang berkualitas. Untuk itu harus memersiapkan diri menjadi orangtua yang memahami peran, memahami konsep diri bagaimana pola mengasuh anak, bagaimana meningkatkan peran ayah, bagaimana mendorong tumbuh kembang Balita/anak, mengajari anak tahu tentang kesehatan reproduksi anak dan bagaimana membentuk karakter anak sejak dini.

"Ke depan BKKBN pusat juga menyiapkan materi bagaimana anak berkualitas melalui program 100 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Temazaro Zega, Senin (20/3) di Medan, usai membuka Pelatihan Training Of Trainer (TOT) Orangtua Hebat Bagi Pengurus PKK dan Kader Bina Keluarga Balita (BKB) Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara Angkatan I.

Zega berharap setiap orangtua mendidik anaknya untuk mempunyai karakter kerja keras, memiliki daya saing dan berkualitas. "Kita berharap agar setelah pelatihan ini, para peserta dapat mengajarkan dan menyosialisasikan apa yang didapat tentang menjadi orangtua hebat di daerahnya masing-masing," pintanya didampingi Humas Janter Sitorus.

Dijelaskan Zega, program Orangtua Hebat ini adalah program yang dikembangkan BKKBN diawali dengan program Bina Keluarga Balita.

"Sejak 2017 dikembangkan lagi dan disusun ulang oleh praktisi di bidang pengasuhan anak. Pembangunan keluarga ini merupakan pembangunan karakter dan sumber daya manusia berkualitas," imbuhnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Sumut diwakili Wakil Ketua II Hj T Sarifuddin mengatakan, program mereka sama dengan BKKBN dan ada di semua tingkatan dari desa atau kelurahan. "Ada kelompok kerja pola pengasuhan anak dalam keluarga," ujarnya.     

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan KB Provinsi Sumatera Utara dr Ria N Telaumbanua mengatakan, pihaknya saling mendukung dengan BKKBN dan PKK, bagaimana membuat keluarga berkualitas. "Tidak hanya penduduknya tumbuh seimbang dengan dua anak. Tapi bagaimana agar anak berkualitas. Bapak, ibu dan anak semua diajarkan bagaimana membentuk keluarga berkualitas," jelasnya.      

Pihaknya, lanjut Ria, juga akan mengarahkan semua yang diberi pelatihan untuk diberdayakan dengan membuat pertemuan di daerahnya masing-masing. "Kader, masyarakat, PKK, pemerintahan, tidak hanya PLKB aja, kita turun sama-sama," ujarnya.

Sedangkan Kabid pelatihan dan pengembangan perwakilan BKKBN Sumut T Lafalinda mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan peserta mengenai program orangtua hebat dan memahami kiat dalam pengasuhan anak. (A05/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru