Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 20 Agustus 2026

Keluarga Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Namorambe akan Lapor ke Ombudsman RI dan FPDI-P DPRD Sumut

- Sabtu, 22 April 2017 10:45 WIB
374 view
Deliserdang (SIB) -Sayful alias Gogon (49), keluarga korban pembunuhan satu keluarga yang terjadi 4 tahun lalu warga Desa Jati Kesuma Kecamatan Namorambe, akan segera melaporkan peristiwa pembunuhan keluarga kakak kandungnya itu ke Ombudsman RI dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, karena sampai saat ini Polres Deliserdang belum dapat mengungkap kasusnya.

"Kita tak percaya lagi sama petugas Satuan Reskrim Polres Deliserdang, sudah berulang kali kita datangi, alasannya masih kumpulkan bukti-bukti dan banyak ketimpangan yang terjadi, pihak keluarga telah sepakat Selasa depan akan mengadukan peristiwa pembunuhan itu ke Ombudsman RI di Medan dan DPRD Sumut Fraksi PDI Perjuangan" kata Gogon, Jumat sore (21/4).

Dijelaskan, akibat peristiwa pembunuhan itu, sampai saat ini rumah kakak kandungnya seperti rumah tak bertuan, bahkan tidak ada satupun pihak keluarga yang berani menempati karena belum terungkap peristiwanya.

"Kita pernah juga melaporkan peristiwa itu ke Fraksi Gerindra DPRD Sumut tahun 2016 lalu, namun tetap tidak ada tindak lanjut yang berarti. Jadi kami pihak keluarga korban tidak percaya lagi," kesal Sayful

Kasus pembunuhan sekeluarga di Kecamatan Namorambe yang terjadi pada 13 Mei 2013 lalu menewaskan tiga orang sekaligus yakni Patar Ginting (50), Handayani (45) serta satu orang anak perempuan mereka Aisyah Amini Ginting (7).

Mayat Patar Ginting ditemukan dengan luka sabetan benda tajam di kursi depan rumah, sementara mayat Handayani di kamar mandi, dan Aisyah Amini di atas tempat tidur. Pelaku diduga mematikan listrik yang memancing korban untuk keluar rumah dan saat keluar rumah, Patar Ginting dibunuh secara sadis bersama istri dan anak perempuan mereka.

Pelaku juga mengambil kotak infak berisi uang sebanyak Rp 5 juta yang disimpan di rumah korban. Kotak itu merupakan tempat donasi yang diberikan para tamu untuk jasa Patar Ginting yang berprofesi sebagai tukang pijat dan termasuk orang pintar. Kotak dalam keadaan kosong ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.
Sejumlah perhiasan juga diambil pelaku sebab kondisi lemari saat itu berantakan. (C05/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru