Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 13 Juni 2026

Hingga 31 Mei, Kinerja APBN Sumut Tumbuh Positif Keseluruhan

Nelly Hutabarat - Jumat, 28 Juni 2024 18:03 WIB
1.179 view
Hingga 31 Mei, Kinerja APBN Sumut Tumbuh Positif Keseluruhan
(Foto: SNN/Nelly Hutabarat)
FOTO BERSAMA: Kepala Kemenkeu Provinsi Sumatera Utara Arindel Mindra, yangb juga Kakanwil DJP Sumut I foto bersama usai konferensi pers, Jumat (28/6/2024).

Arridel Mindra juga menyebutkan, penerimaan kepabeanan dan cukai juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Bea masuk mencapai Rp242,98 miliar, tumbuh signifikan sebesar 132,23 % (yoy).

Namun, bea keluar mengalami kontraksi sebesar 6929,74 % (yoy) dengan total penerimaan Rp44,39 miliar. Penerimaan cukai mencapai Rp58,15 miliar, mengalami kontraksi sebesar 50,13 % (yoy).

Sementara itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp1.230,24 miliar atau 64,07 % dari target, tumbuh 5,23 % (yoy).

Ia juga menjelaskan, realisasi belanja negara di Sumut hingga 31 Mei 2024 mencapai Rp24,95 triliun atau 36,52 % dari pagu anggaran. Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi belanja ini tumbuh sebesar 14,57 %.

Belanja negara terdiri dari belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah. Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp8,72 triliun atau 36,14 %dari pagu anggaran, tumbuh 22,22 % (yoy).

"Belanja pegawai tumbuh sebesar 14,35 % (yoy), dengan realisasi mencapai Rp 4,04 triliun. Belanja barang tumbuh sebesar 37,74 % (yoy), dengan realisasi Rp3,72 triliun. Namun, belanja modal mengalami kontraksi sebesar 8,61 %(yoy), dengan realisasi Rp925,58 miliar. Belanja bantuan sosial tumbuh signifikan sebesar 98, 4 persen (yoy), dengan realisasi Rp 21,99 miliar," paparnya.

Sedangkan untuk Transfer ke Daerah (TKDD) mencapai Rp16,23 triliun atau 36,73 % dari total anggaran TKDD, tumbuh 10,84 % (yoy).

"TKDD terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, Dana Desa dan Dana Insentif Fiskal Defisit APBN di Sumatera Utara hingga 31 Mei 2024 mencapai Rp10,43 triliun, yang terkontraksi sebesar 145,31 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru