Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Bupati: Jangan Lagi Ada Pelatihan Hanya Habiskan Uang Negara Tanpa Hasil

Jekson Turnip - Kamis, 13 November 2025 21:15 WIB
760 view
Bupati: Jangan Lagi Ada Pelatihan Hanya Habiskan Uang Negara Tanpa Hasil
Foto: Dok/Diskominfostan Deliserdang
Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan meninjau peserta pelatihan di BLK, Lubukpakam, Kamis (13/11/2025).

Lubukpakam (harianSIB.com)

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang di Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Antara, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, diharapkan bisa melahirkan entrepreneur-entrepreneur baru.

Lahirnya entrepreneur-entrepreneur baru tersebut nantinya bisa menjadi tulang punggung bagi keluarga, serta terus mengembangkan diri dengan pelatihan tambahan di masa mendatang.

Harapan ini disampaikan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, saat menutup Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi yang meliputi pelatihan Barista, Housekeeping, Menjahit, Bordir, Desain Grafis, Listrik, dan Las di BLK Deliserdang, Kamis (13/11/2025).

"Kalau nanti ada yang masih merasa kurang dalam pengetahuan, pemerintah akan siapkan pelatihan lanjutan. Program ini tidak berhenti di sini saja, tapi akan terus berjalan. Kita harapkan bisa dilakukan hingga 10 kali dalam setahun, agar terus lahir entrepreneur-entrepreneur baru dari BLK ini," kata Asri.

Baca Juga:
Selain menjadi entrepreneur, peserta pelatihan kerja juga bisa mengisi pasar internasional. Sebab di luar negeri, di negara-negara maju, tenaga las (welding) dan operator alat berat sangat dibutuhkan.

"Saat ini yang paling dibutuhkan adalah tenaga las dan operator. Di banyak negara, masyarakatnya sudah tidak mau lagi bekerja di bidang tersebut. Ini peluang besar bagi kita. Selama kita mengirim tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi yang baik, mereka tidak akan mempermalukan bangsa di luar negeri," jelasnya.

Untuk mendukung itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang akan menjalin kerja sama dengan Balai Pelatihan untuk membuka pelatihan operator alat berat, guna menyiapkan tenaga kerja profesional yang siap dikirim ke luar negeri.

Maka dari itu, Asri menekankan, pelatihan yang diselenggarakan tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat dan hasil nyata bagi masyarakat. Dalam hal ini, transparansi dan integritas juga adalah hal penting dalam setiap pelaksanaan pelatihan.

"Jangan lagi ada pelatihan yang hanya menghabiskan uang negara tanpa hasil. Kalau ada pihak penyelenggara yang mengurangi bahan atau tidak transparan, saya minta langsung ditegur dan diberi peringatan. Jangan mencari keuntungan dari hal-hal kecil," katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker), Norma Siagian menyampaikan, sepanjang tahun 2025, UPT BLK Deliserdang telah melaksanakan sejumlah program pelatihan berbasis kompetensi.

"Tahun ini terdapat satu paket pelatihan barista, dua paket menjahit di Desa Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, dan Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu. Selain itu, ada satu paket pelatihan desain grafis, satu paket pelatihan listrik, satu paket las, serta enam paket housekeeping yang bekerja sama dengan PT Adila," katanya.

Ia menyebutkan, dari beberapa pelatihan sudah menunjukkan hasil nyata. Peserta pelatihan housekeeping, misalnya telah dinyatakan lulus uji kompetensi dan menerima sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesional (BNSP), bahkan akan diberangkatkan bekerja ke Malaysia melalui PT Adila.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pelatihan Berbasis Kompetensi di Deliserdang Cetak Tenaga Kerja Pakai
Dorong Angkatan Kerja, Disnakerperindag Batubara Kerja Sama dengan 9 Perusahaan
Wabup Asahan Tinjau Rencana Pembangunan Lokasi BLK
Transformasi BLK Dinilai Penting Perbaiki Ekosistem Ketenagakerjaan
Plt Wali Kota Terima Kunjungan Pincab BNI Tanjungbalai Bahas Penawaran DBLK BNI
Gedung UPT  Disnaker Pemprovsu di Simalungun  Tebakar
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak