Bantah "Indonesia Gelap", Prabowo: Matanya Buram, Kau Kabur Saja ke Yaman
Jakarta(harianSIB.com)Presiden RI Prabowo Subianto membantah pihak yang menyebut &039Indonesia gelap&039.Menurut dia, orang yang berkoar
Medan(harianSIB.com)
Anggota Komite I DPD RI Pdt Penrad Siagian STh MSi menyatakan kekesalannya terhadap kondisi otonomi daerah yang dinilai semakin menjauh dari semangat awal, karena penerapannya terus terjadi tarik-ulur kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, bahkan muncul kecenderungan kuat resentralisasi oleh pemerintah pusat.
Kondisi tersebut, jelas Penrad, membuat DPD RI menilai bahwa Undang-undang Pemerintahan Daerah No23/2014 perlu segera direvisi agar kewenangan daerah tidak terus dipangkas.
"Saat kita kunjungan ke Maluku Utara, kita banyak menyerap aspirasi serta mengevaluasi pelaksanaan UU No23/2014 tentang Pemerintahan Daerah yang terakhir diubah melalui UU No6/2023 tentang Cipta Kerja," ujar Penrad Siagian kepada wartawan, Rabu (19/11/2025) di Medan.
Menurutnya, banyak kewenangan yang seharusnya diberikan kepada daerah justru ditarik kembali oleh pemerintah pusat melalui berbagai regulasi sektoral.
Baca Juga:"Akibatnya, Otonomi Daerah dijalankan setengah hati. Ada kecenderungan resentralisasi oleh pemerintah pusat," ujarnya sembari menambahkan praktik di lapangan menunjukkan bahwa banyak kewenangan daerah yang ditarik ke pusat melalui berbagai regulasi sektoral.
Ia juga menyebut, saat rombongan DPD RI yang dipimpin Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, didampingi Ketua Komite I Andi Sofyan Hasdam, Wakil Ketua I Bahar Buasan, serta lainnya berkunjung ke Maluku, mereka diterima Sekretaris Daerah Maluku Utara.
Perlunya revisi sejumlah UU terkait pemerintahan daerah, tegasnya, untuk mengembalikan roh otonomi daerah, agar tidak terjadi lagi tarik ulur dalam penerapannya oleh pemerintah pusat.
Dicontohkannya, sejumlah sektor yang kini semakin tersentralisasi, seperti perizinan, pertambangan mineral dan batu bara (Minerba), perkebunan, perpajakan, hingga hubungan keuangan pusat-daerah.
"Banyaknya aturan sektoral tersebut, membuat ruang gerak daerah semakin terbatas," ucapnya menyoroti dampak finansial yang mulai dirasakan daerah akibat kebijakan tersebut.
Yang paling mencolok saat ini adalah menurunnya transfer ke daerah, sementara sumber daya daerah terus diambil dan dibawa ke pusat. Hal ini, menurutnya, jelas menghambat pembangunan daerah.(*).
Jakarta(harianSIB.com)Presiden RI Prabowo Subianto membantah pihak yang menyebut &039Indonesia gelap&039.Menurut dia, orang yang berkoar
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan P Nababan menyalurkan bantuan santunan kepada ahli waris korban meningg
Sidikalang(harianSIB.com)Peleton Pengendalian Massa Polres Dairi, berhasil memukul mundur masyarakat yang aksi unjuk rasa (Unras) Kamis (30/
Medan(harianSIB.com)IHSG kembali terpuruk meski sempat dibuka menguat di level 7.103. Pada penutupan perdagangan Kamis (30/4/2026) IHSG jatu
Batubara(harianSIB.com)Polsek Talawi menangkap tahanan tersangka kasus pencurian, Rizki alias Atok, 22 tahun, warga Desa Ledong Timur Kecama
Pematangsiantar(harianSIB.com)Gebyar Olahraga Hari Ulang Tahun (HUT) XXV Forum Komunikasi GuruGuru Olahraga (FKGOR) Pematangsiantar ditutup
Tanjungbalai(harianSIB.com)Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan optimalisasi
Tapteng(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mengawal kesesuaian percepatan pendataan korban bencana
Sergai (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Serdangbedagai mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ekstasi di Kecamatan Dolokm
Toba (harianSIB.com)Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menyampaikan sejumlah rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Perta
Medan (harianSIB.com)Polda Sumatera Utara menggelar ibadah kebaktian dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional (May Da
Belawan (harianSIB.com)Personel Polres Pelabuhan Belawan melalui Satbinmas melaksanakan kegiatan sambang dan sosialisasi keamanan dan ketert