Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 02 Oktober 2026

Pemko Medan Tegaskan Tak Kelola Dana Rp1,5 Triliun dari Bank Dunia untuk Proyek Banjir

Redaksi - Kamis, 04 Desember 2025 21:26 WIB
625 view
Pemko Medan Tegaskan Tak Kelola Dana Rp1,5 Triliun dari Bank Dunia untuk Proyek Banjir
Foto harianSIB.com/Dok
Wali Kota Medan Rico Waas

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah Kota Medan menegaskan tidak pernah menerima atau mengelola dana Rp1,5 triliun dari Bank Dunia sebagaimana ramai dibicarakan publik pascabanjir besar yang melanda kota tersebut. Wali Kota Medan, Rico Waas, memastikan dana tersebut sepenuhnya dikelola Balai Wilayah Sungai (BWS).

"Tidak ada anggaran Rp1,5 triliun itu dikelola oleh Pemerintah Kota Medan. Karena dana tersebut adalah dana World Bank yang pengelolaannya diberikan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS)," ujar Rico Waas kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Rico menjelaskan, anggaran itu digunakan BWS untuk pekerjaan infrastruktur sungai. Beberapa proyek direncanakan, seperti penanganan Sungai Babura, Badera, Selayang, hingga pembangunan kolam retensi. Namun, ia menyebut sebagian tidak terealisasi.

Baca Juga:
"Kalau tidak salah ada tiga yang tidak jadi. Yang masih on progress sampai saat ini Sungai Badera, kolam retensi Sungai Selayang, dan Sungai Kera," katanya.

Pemko Medan Hanya Penerima Manfaat

Rico menekankan bahwa Pemkot Medan hanya pihak penerima manfaat, yakni masyarakat yang diharapkan merasakan penurunan debit air saat hujan deras.

"Kita sebagai penerima manfaat, masyarakat Kota Medan. Apabila dapat menurunkan debit air tersebut," ujarnya.

Namun Pemkot tetap memiliki peran administratif, terutama dalam pembebasan lahan untuk mendukung proyek BWS.

"Ada beberapa titik yang kita pakai dari Perkim untuk melakukan pembebasan lahan tersebut. Itu bagian dari Pemkot Medan untuk membantu proyek ini bisa terjadi. Jadi peran Pemkot Medan untuk berkomunikasi dengan masyarakat bahwa ini ada pengerjaan normalisasi sungai," jelasnya.

Rico menambahkan, pada tahun 2026 Pemkot Medan akan berkoordinasi dengan BWS untuk menangani banjir di tiga titik sungai yang masih menjadi prioritas: Sungai Badera, Selayang, dan Sungai Kera.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
'Panopang' Medan Lantik Pengurus Baru, Perkuat Solidaritas Pemuda Simatupang
Antrean BBM di Sidikalang Capai Berjam-Jam, Warga dan Rombongan Gereja Terjebak hingga Tak Bisa Pulang
DPRD Medan Desak Pemko Siapkan Lahan demi Cairnya Dana Banjir Rp1,5 Triliun
Pemko Medan Catat 13 Korban Jiwa Akibat Banjir, Data Masih Terus Diperbarui
Pelayanan Kesehatan di Medan Kembali Normal, Kunjungan Pasien Meningkat Pascabanjir
Pemko Medan Ajukan Santunan Korban Jiwa Banjir ke Kemensos RI
komentar
beritaTerbaru