Kalapas Labuhan Ruku Sambut Humanis Unjuk Rasa Wartawan, Utamakan Dialog dan Keterbukaan Informasi
Batubara(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku menerima aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan wartawan Kabupaten Batuba
Medan (harianSIB.com)
Ketua Umum Parsadaan Toga Manalu Boru dohot Bere (PTMBB) Kota Medan yang juga pemerhati lingkungan Ir Romein Manalu, MAP mengapresiasi Presiden Prabowo mencabut izin PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan 27 perusahaan lainnya yang diduga perusak lingkungan.
Dengan keputusan berani tersebut, negara terselamatkan dari kerusakan lingkungan lebih parah lagi. Selain itu iklim bisa terjaga dengan baik.
Menurut Romein, penutupan tersebut bukan soal kalah atau menang, bukan karena seruan tutup TPL dikabulkan dan pendukung TPL jadi kehilangan manfaat. Tapi jauh lebih besar lagi yakni keselamatan ekosistem alam, terkhusus kawasan Danau Toba telah diselamatkan pemerintah.
Pasalnya, selama ini, ratusan ribu hektar lahan konsesi dikuasai TPL telah merambah hutan yang ada di lereng bukit barisan sehingga menimbulkan kerusakan masif.
Kerusakan sudah menumpuk selama puluhan, puncaknya adalah banjir bandang pada tanggal 25 Nopember 2025 lalu.
Memang diakui, pemerintah menerima pendapatan dari pajak dan lainnya berasal dari PT TPL dan perusahaan lainnya. Tapi besarnya pendapatan itu tidak sebanding dengan kerusakan alam yang diakibatkannya.
"Penghasilan yang diperoleh pemerintah tidak mampu mengembalikan kerusakan alam yang sudah parah," kata Romein Manalu kepada wartawan, Minggu (24/1/2026).
Kepada pihak-pihak yang selama ini menerima manfaat dari PT TPL seperti pekerja maupun pemborong harus mematuhi keputusan presiden tersebut.
Karena sebelum membuat keputusan pencabutan izin, pemerintah terlebih dahulu melakukan kajian mendalam, bukan asal-asalan mencabut izin.
Meski pemerintah sudah mencabut izin 28 perusahaan tersebut, perusahaan tersebut khususnya TPL kata Romein sudah meninggalkan luka parah terhadap lingkungan.
Puluhan ribu hektar hutan yang sudah digundul tidak ditanami kembali dengan pohon-pohon pengikat tanah, terlebih yang ada di lereng-lereng bukit. Ini pekerjaan berat untuk memulihkan alam seperti semula dengan biaya yang besar dan waktu lama.
"Lereng-lereng bukit harus ditumbuhi pohon-pohon kayu yang keras mengikat tanah. Bisa pohon alam non produksi, bisa juga pohon kayu berproduksi seperti pohon durian, bukan monokultur ekaliptus," ungkapnya.
Dia berharap, para penerima manfaat dari PT TPL jangan melakukan aksi unjuk rasa menuntut beroperasiny perusahaan tersebut. Jika dibandingkan kerusakan alam dan kerugian masyarakat yang tertimpa bencana banjir bandang tentu tidak sebanding.
Pasca penutupan PT TPL kata pengusaha bidang konstruksi ini, banyak pekerja kehilangan pekerjaan. Untuk mengatasinya, pemerintah menyerahkan pengelolaan lahan untuk pertanian agar bisa mendukung ketahanan pangan lewat koperasi.
"Keputusan Presiden Prabowo menutup PT TPL adalah kado tahun Baru terindah untuk keselamatan alam kawasan Tapanuli. Seperti tertulis dalam Alkitab: Tuhan mengasihi manusia dan alam, maka manusia juga melindungi alam semesta, karena alam juga penyelamat manusia," tuturnya.
Dia juga mengapresiasi Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan dan pemimpin gereja lainnya yang tetap konsisten menyerukan selamatkan lingkungan dan tutup permanen PT TPL. Dari awal seruan tersebut sampai sebelum presiden mencabut izin, Ephorus tetap kuat dan bulat pada sikapnya agar perusahaan tersebut ditutup. "Maka sudah selayaknya presiden memberi award kepada Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan," tegasnya.
Apresiasi juga ditujukannya kepada Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) yang tiada hentinya memberitakan tentang kerusakan lingkungan akibat perusahaan perambah hutan, baik di media cetaknya maupun onlinenya.
"Terima kasih kepada pimpinan Harian SIB, redaktur maupun wartawan yang melakukan peliputan di lapangan. Kami sangat berharap, Harian SIB tetap mengawal keputusan presiden yang mencabut izin PT TPL dan perusahaan lainnya," harapnya. (*)
Batubara(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku menerima aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan wartawan Kabupaten Batuba
Medan(harianSIB.com)PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial melalui peny
Medan(harianSIB.com)Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan kinerja pelaksanaan APBN hingga 31 Maret 2026 menun
Binjai(harianSIB.com)Maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan yang belakangan meresahkan masyarakat Kota Binjai mendapat perhatian serius d
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) membantah tegas tudingan yang menyebut institusinya anti kritik serta men
Jakarta(harianSIB.com)Jaksa Agung ST Burhanuddin, menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta peran aktif kejaksaan dalam mendu
Jakarta(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menandatangani nota kesepakatan (MoU) percepatan pembangunan Pengolahan Sa
Batubara(harianSIB.com)Satresnarkoba Polres Batubara kembali melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) serta upaya Pencegahan dan P
Pematangsiantar(harianSIB.com)PLN UP3 Pematangsiantar menggelar bakti sosial (Baksos) berupa Penyalaan listrik gratis program Light Up The D
Medan(harianSIB.com)Massa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Masyarakat Sumatera Utara kecewa dengan janji DPRD Medan yang akan memang
Medan(harianSIB.com)Ketua Pengcab Persatuan Kick Boxing Indonesia (KBI) Kabupaten Langkat, Capt Edy Surahman Sinuraya, menyampaikan rasa ban
Nisel(harianSIB.com)Sebanyak 5 orang dokter spesialis yang bertugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Nias Selatan (Nisel) meras