Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Ratusan Pengunjuk Rasa Robohkan Gerbang Kantor Bupati

Arthur Simanjuntak - Senin, 20 April 2026 19:10 WIB
346 view
Ratusan Pengunjuk Rasa Robohkan Gerbang Kantor Bupati
Foto:harianSIB.com/Arthur Simanjuntak
Robohkan Gerbang: Massa korban banjir Besitang dan Brandan Barat merobohkan pintu gerbang masuk kantor Bupati Langkat, Senin (20/4/2026)

Langkat(harianSIB.com)

Ratusan warga yang mengatasnamakan korban banjir Hidrometerologi 2025, melakukan unjuk rasa di gedung DPRD dan kantor Bupati Langkat, Senin (20/4/2026).

Massa meringsek masuk setelah merobohkan pintu gerbang kantor Bupati Langkat. Masa meminta bertemu langsung Bupati Langkat H Syah Afandin SH, meski sudah disampaikan bahwa Bupati sedang berada di Jakarta.

Karena tidak percaya keberadaan Bupati Langkat di Jakarta, massa langsung menerobos barikade pengamanan dari Satpol PP dan personil Polres Langkat.

Setelah berhasil merobohkan pintu gerbang. Ratusan warga korban banjir dari Kecamatan Besitang dan Brandan Barat langsung menuju kantor Bupati, karena ada pegawai yang mirip Bupati Langkat keluar dari kantor Bupati menuju kantor Bapeda, ratusan massa berteriak dan mengejar pegawai tersebut.

Baca Juga:
Woi itu dia..!!, Bupati takut, lari dia, teriak masa yang mulai tersulut emosi yang didominasi kaum emak-emak.

Aksi massa korban banjir Besitang dan Brandan Barat yang tergabung dalam 'Panggilan Aksi Menjemput Keadilan' bergerak menuntut keadilan atas bantuan stimulan berupa jaminan hidup, isi hunian dan stimulan ekonomi dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang hingga kini belum mereka terima sepeser pun.

Aksi ini sebagai tindak lanjut aksi demonstrasi sebelumnya ke kantor Camat Besitang. Warga kecewa karena sebagian korban terdampak bencana telah menerima bantuan stimulan dari Kemensos, sementara mereka hampir seribuan orang hingga kini dipaksa menunggu dalam ketidakpastian.

"Kami akan terus berjuang menuntut keadilan, karena kami juga adalah korban dari peristiwa bencana," kata Misnawati, salah seorang peserta aksi massa.

Ia meminta pemerintah supaya berlaku adil terhadap warga korban bencana yang telah mengalami dampak kerugian material cukup besar. Mereka protes karena Bansos yang disalurkan kepada menyintas tidak merata.

Hingga berita ini dilansir, massa masih berada di seputaran kantor Bupati Langkat,berharap bisa bertemu Bupati Langkat, meski Bupati sedang berada di Jakarta.

"Kalau kami belum mendapatkan jawaban yang pasti, kami akan bertahan dan menginap sampai tuntutan akan rasa keadilan benar-benar diwujudkan pemerintah," kata Misnawati lagi.

Penyitas korban banjir Besitang lainnya, yakni, Andika, seorang tokoh agama yang hadir dalam pertemuan tersebut kepada wartawan menegaskan, dalam aksi demo mereka menyampaikan petisi kepada Bupati Langkat dan DPRD Langkat.

"Kami meminta Bupati Langkat lebih pro aktif berkomunikasi dengan Kemensos RI dalam menangani bantuan stimulan korban banjir dan kami juga minta DPRD Langkat melakukan fungsi pengawasan dalam penyaluran bantuan," harap warga.

Dihubungi terpisah, Bupati Langkat H Syah Afandin menyebutkan, bahwa dirinya sedang berada di Jakarta dalam urusan dinas.(**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
Paripurna DPRD Tebingtinggi Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Molor 1,5 Jam
Caleg DPRD Simalungun Ajak Masyarakat Pahami Makna Pesta Demokrasi
F-PDIP DPRD Sergai Minta Pemkab Upayakan Penambahan Pupuk Bersubsidi
Abdul Rani Terpilih Jadi Ketua Komisi D DPRD Medan
Pansus DPRD dan TAPD Pemko Medan Mengoreksi Alokasi R-APBD 2019 Sesuai Skala Priori
komentar
beritaTerbaru