Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Taiwan Bidik Potensi Wisatawan Medan Lewat Kuliner dan Wisata Ramah Muslim

Christopel H Naibaho - Jumat, 08 Mei 2026 21:17 WIB
836 view
Taiwan Bidik Potensi Wisatawan Medan Lewat Kuliner dan Wisata Ramah Muslim
Foto: harianSIB.com/Christopel Naibaho
Director, Taiwan Tourism Information Center in Jakarta, Abe Chou dan Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust HJ Lin diabadikan usai memberi keterangan saat Taiwan Tourism Workshop di Medan, Kamis (7/5/2026).

Medan (harianSIB.com)

Pemerintah Taiwan terus memperkuat promosi pariwisata di Indonesia dengan membidik potensi wisatawan dari berbagai daerah, termasuk Medan. Kota ini dinilai memiliki karakter pasar yang sesuai dengan konsep wisata yang ditawarkan Taiwan, mulai dari kuliner, perjalanan grup, hingga wisata ramah Muslim.

Upaya tersebut diwujudkan melalui rangkaian promosi industri pariwisata Taiwan yang berlangsung pada 30 April hingga 7 Mei 2026. Kegiatan itu meliputi Taiwan Travel Fair di PIK Avenue serta workshop pariwisata di Jakarta dan Medan.

Director of Taiwan Tourism Information Center (TTIC) in Jakarta, Abe Chou, Jumat (8/5/2026), mengatakan Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Taiwan. Pada 2025, jumlah wisatawan Indonesia ke Taiwan mencapai sekitar 230 ribu orang atau melampaui capaian sebelum pandemi Covid-19.

"Tahun ini kami berharap jumlah wisatawan Indonesia bisa mencapai 250 ribu orang. Indonesia market sangat penting bagi Taiwan karena jumlah penduduk Indonesia sangat besar," ujar Abe dalam Taiwan Tourism Workshop.

Baca Juga:
Menurut Abe, Medan menjadi salah satu kota strategis dalam pengembangan pasar wisata Taiwan karena memiliki kedekatan akses dengan Penang, Kuala Lumpur, dan Singapore yang menyediakan penerbangan langsung menuju Taiwan.

Sementara itu, Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust HJ Lin, menilai karakter masyarakat Medan sangat cocok dengan konsep wisata Taiwan, terutama dari sisi kuliner.

"Medan merupakan kota besar di Indonesia yang terkenal dengan kekayaan kulinernya. Hal ini sejalan dengan Taiwan yang juga dikenal melalui street food hingga restoran berstandar Michelin Guide," ujarnya.

Ia menambahkan, Taiwan tidak hanya menawarkan pengalaman wisata kuliner, tetapi juga keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, termasuk wisatawan Muslim.

Dalam workshop tersebut, Taiwan juga memperkenalkan beragam potensi wisata di luar destinasi populer seperti Taipei 101, Alishan, dan Sun Moon Lake. Promosi kini diperluas ke wilayah lain seperti Taichung, Tainan, Kaohsiung, hingga kawasan timur seperti Hualien yang dikenal dengan keindahan alamnya.

Selain itu, pola promosi di Medan disebut memiliki pendekatan berbeda dibandingkan Jakarta. Jika pasar Jakarta didominasi grup insentif perusahaan berskala besar, pasar Medan dinilai lebih kuat pada komunitas, kegiatan keagamaan, hingga pertukaran budaya pelajar.

"Di Medan banyak grup kegiatan agama dan pertukaran pelajar ke Taiwan. Ke depan, potensi segmen ini akan semakin besar," ujar Abe.

Taiwan juga terus memperkuat hubungan business to business (B2B) dengan pelaku industri pariwisata di Indonesia, termasuk di Medan. Dalam workshop tersebut, delegasi Taiwan turut menghadirkan pelaku usaha dari sektor budaya dan ekonomi kreatif, seperti produk teh khas Taiwan hingga kerajinan DIY berbahan kayu.

Dari sisi hubungan wisata kedua negara, Trust Lin menyebut total pergerakan wisatawan Indonesia ke Taiwan dan sebaliknya kini telah mencapai sekitar 400 ribu orang, melampaui capaian sebelum pandemi. Ia menambahkan, popularitas budaya pop Taiwan turut mendorong minat wisatawan Indonesia. Salah satunya melalui rencana konser grup F4 di Jakarta dalam waktu dekat.

"Banyak masyarakat Indonesia kembali tertarik berkunjung ke Taiwan seiring meningkatnya popularitas budaya pop, termasuk kehadiran F4," ujarnya.

Trust mengungkapkan, sekitar dua dekade lalu F4 pernah menjadi duta pariwisata Taiwan dan sukses menarik wisatawan dari berbagai negara di Asia melalui berbagai kegiatan promosi dan fan meeting. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hubungan China dengan Jepang Memanas
Serangan di Stasiun Metro Taipei, 4 Orang Tewas Termasuk Pelaku
Tim Basket Putra Methodist-2 Medan Ikuti Kejuaraan Internasional di Taiwan
Konser Ayumi Hamasaki di Shanghai Batal, Sang Diva Tetap Tampil Tanpa Penonton
Mi Instan Indomie Ditarik dari Taiwan, BPOM Pastikan Aman di Indonesia
Tim Basket Putri Methodist-2 Medan Ikuti Kejuaraan Internasional di Taiwan
komentar
beritaTerbaru