Pasien Tunanetra Mengaku Ditolak Rawat Inap, RS Royal Prima Medan Membantah
Medan(harianSIB.com)Seorang tunanetra bernama Maya Sari (64) mengaku ditolak pihak Rumah Sakit (RS) Royal Prima Medan untuk menjalani rawat
Medan(harianSIB.com)
Stroke masih menjadi salah satu tantangan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah Sumatera Utara dan Kota Medan yang memiliki prevalensi relatif tinggi. Data menunjukkan prevalensi stroke di Sumatera Utara berada di kisaran 9,3%, menjadikannya salah satu wilayah dengan beban kasus stroke yang signifikan secara nasional.
Dalam penanganan stroke, terdapat periode kritis yang dikenal sebagai golden period, yaitu kurang dari 4,5 jam sejak gejala pertama muncul. Penanganan dalam rentang waktu ini sangat menentukan keberhasilan terapi, mengurangi risiko kecacatan permanen, hingga menyelamatkan nyawa pasien.
Oleh karena itu, keberadaan rumah sakit dengan standar internasional seperti Advanced Stroke Centre menjadi krusial. Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, bagian dari jaringan Siloam International Hospitals, secara resmi meraih sertifikasi Advanced Stroke Centre dari World Stroke Organization (WSO).
Pencapaian ini menjadikan Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan sebagai rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang mendapatkan pengakuan bergengsi tersebut. Sertifikasi Advanced Stroke Centre dari WSO merupakan pengakuan internasional yang diberikan kepada fasilitas kesehatan dengan standar tertinggi dalam penanganan stroke, mulai dari diagnosis cepat, intervensi medis lanjutan, hingga rehabilitasi terpadu berbasis bukti (evidence-based care).
Baca Juga:
Sertifikasi ini juga menilai kesiapan rumah sakit dalam memberikan layanan stroke secara komprehensif selama 24 jam, termasuk ketersediaan tim multidisiplin dan teknologi mutakhir. Dengan diraihnya sertifikasi ini, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan unggulan untuk penanganan stroke di wilayah Sumatera dan Indonesia secara keseluruhan.
Rumah sakit ini telah memenuhi berbagai indikator penting, seperti kecepatan penanganan pasien stroke (door-to- needle time), kemampuan tindakan koordinasi yang efektif antar tim medis, intervensi seperti trombektomi, serta sistem.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi tim dokter spesialis yang berperan aktif dalam implementasi standar WSO, di bawah kepemimpinan dr. Hendy Million Samin, Sp.S, M.Biomed (Stroke Director), bersama jajaran tim neuroscience termasuk dr. Michael Lumintang Loe, M.Si, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FTO, FINPS, IFANS, Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FIS, DABRM, dan dr. Harley Septian, Sp.Rad, Subsp.RI(K).
Chief Executive Officer (CEO) Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, Hartono Teguh Wijaya, menyampaikan, sertifikasi ini merupakan bukti nyata dedikasi seluruh tim medis dan manajemen dalam memberikan layanan stroke setara standarinternasional.
"Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan komitmen kami kepada setiap pasien dan keluarga bahwa mereka berhak mendapatkan penanganan stroke terbaik tanpa harus ke luar negeri," ujarnya, Selasa (12/5/2026), dalam konferensi pers, di Medan.
Hartono mengatakan, sebagai Advanced Stroke Centre, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan dilengkapi dengan fasilitas diagnostik canggih seperti CT scan dan MRI dengan respons cepat, serta tim dokter spesialis saraf, radiologi dan intervensi yang siap siaga 24/7.
Baca Juga:
Selain itu, rumah sakit juga menjalankan program edukasi dan pencegahan stroke kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan gejala awal stroke dan pentingnya penanganan segera.
Hospital Director Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS, menambahkan, sebelum meraih sertifikasi ini, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan telah menunjukkan kinerja klinis yang konsisten tinggi.
Hal ini, lanjutnya, dibuktikan dengan perolehan tiga Diamond Award WSO Angels Awards yang merupakan kategori tertinggi dalam program Angels Initiative, masing-masing untuk capaian Kuartal 3 (Q3) dan Kuartal 4 (Q4) tahun 2025, serta Kuartal 1 (Q1) tahun 2026.
"Penghargaan ini didasarkan pada indikator ketat seperti kecepatan diagnosis dan efektivitas terapi pada pasien stroke akut," katanya.
Hadir juga dalam konferensi pers tersebut, Head of Business Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, Hendrik, Ancillary & Medical Affairs, dr. Harry Haryanto, MARS, M.HKes, AAK, FISQua. (*)
Baca Juga:
Medan(harianSIB.com)Seorang tunanetra bernama Maya Sari (64) mengaku ditolak pihak Rumah Sakit (RS) Royal Prima Medan untuk menjalani rawat
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap sindikat prostitusi online yang mengeksploitasi anak di bawah umur. Sebanyak emp
Sergai(harianSIB.com)Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdangbedagai (Sergai) berhasil meringkus dua pelaku pembobolan rumah yang
Medan(harianSIB.com)Warga di sekitar simpang Johor dibuat geger pasalnya ditemukan mayat seorang pria tergantung di bawah jembatan Jalan AH
Medan(harianSIB.com)Warga Maluku yang berdomisili di Sumut Aceh mengadakan rangkaian syukuran tradisi di Medan. Satu di antaranya adalah m
Medan(harianSIB.com)Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) I Bukit Barisan (I/BB) Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya minta segenap tumpah darah
Medan(harianSIB.com)Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara (Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut) Dr Parlindungan SH M
Simalungun(harianSIB.com)Sebanyak dua tersangka pencuri anak lembu diamankan polisi di Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Selasa (12/5
Tapteng(harianSIB.com)Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menegaskan pentingnya langkah nyata dalam menata kembali wilayah Ka
Medan(harianSIB.com)Stroke masih menjadi salah satu tantangan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah Sumatera Utara dan Kota Meda
Humbahas(harianSIB.com)Juanda Nababan resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Humbang Hasundutan (H
Tapteng(harianSIB.com)Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan revitalisasi jembatan rambing Sibabangun, yang menjad