Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 Juli 2026

Minyak Karo dan Madu Komiditas Unggulan Disperindag ESDM Sumut di PRSU 2026 Medan

Rickson Pardosi - Jumat, 10 Juli 2026 15:01 WIB
127 view
Minyak Karo dan Madu Komiditas Unggulan Disperindag ESDM Sumut di PRSU 2026 Medan
Foto:tim
Minyak Karo: Petugas stan Disperindag ESDM Sumut, Rafli Anshori dan Deo Volente Waruwu, memperlihatkan produk unggulan Minyak Karo dan Madu di PRSU 2026 di Medan, Kamis (9/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

Stan Dinas Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Utara (Disperindag ESDM Sumut) menampilkan dua komoditas unggulan yang paling diminati pengunjung yakni produk minyak Karo dan Madu.

Petugas stan Disperindag ESDM Sumut, Rafli Anshori dan Deo Volente Waruwu, mengatakan kedua produk tersebut mencatat penjualan setiap hari selama penyelenggaraan PRSU.

"Yang paling banyak dicari pengunjung adalah minyak Karo dan madu. Hampir setiap hari ada yang membeli," ujar Rafli di stan Disperindag ESDM Sumut, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, transaksi penjualan di stan Disperindag ESDM Sumut rata-rata mencapai sedikitnya Rp300 ribu per hari. Selain minyak Karo dan madu, stan tersebut juga menawarkan berbagai produk UMKM binaan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Baca Juga:
Minyak Karo dijual seharga Rp60 ribu per botol. Produk herbal tradisional yang dibuat dari minyak kelapa dan rempah-rempah khas Tanah Karo itu dikenal masyarakat memiliki beragam manfaat, mulai membantu meredakan pegal linu, nyeri sendi, terkilir, masuk angin, luka ringan, hingga gigitan serangga.

Sementara madu dipasarkan dengan harga mulai Rp100 ribu ukuran 450 ml dan 500 ml (kemasan botol dan jerigen plastik kecil) hingga Rp200 ribu, tergantung ukuran kemasan. Produk madu tersebut berasal dari Wisata Petik Madu di Jalan Tritura Medan, yang juga dikenal sebagai pusat edukasi perlebahan.

"Selain menjual madu murni, pelaku usaha Wisata Petik Madu juga menyediakan berbagai produk turunan lebah," kata Deo Volente. Produk turunan dimaksud seperti royal jelly, bee pollen, propolis, lilin lebah (beeswax), madu fermentasi, hingga cuka madu.

"Pengunjung juga dapat mengikuti wisata edukasi, pelatihan budidaya lebah, serta terapi sengat lebah," tambahnya.

Tak hanya itu, Stan Disperindag ESDM Sumut turut menghadirkan beragam produk UMKM lainnya, seperti kopi arabika, aneka rendang, peyek kacang andaliman, keripik, stik keju, tas, sandal, aksesori, hingga berbagai produk kerajinan tangan khas Sumatera Utara.

"Semuanya dari mitra binaan Disperindag," katanya.

Keberagaman produk tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung PRSU 2026 sekaligus menjadi sarana promosi bagi UMKM lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.(**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fokus Pembangunan Ekonomi, Sandiaga Janji Perkuat UMKM
Wali Kota Apresiasi RPX One Stop Logistics untuk Geliatkan UMKM di Medan
Pemprovsu Serahkan Penghargaan Siddhakarya kepada Enam Pelaku UMKM
PTPN III Salurkan Dana Bergulir untuk 2 Pelaku UMKM
13,2 Juta UMKM Dapat Kucuran KUR Rp 270 Triliun
Dukung Program Kementerian Pariwisata dan APPBI, MCP Gelar Wisata Kuliner UMKM di Medan
komentar
beritaTerbaru