Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 Juli 2026

‎Durian Kutacane Kembali Banjiri Kota Medan, Kulitnya Dijual Lagi

Indah Apriliana dewi Ginting - Jumat, 10 Juli 2026 15:22 WIB
173 view
‎Durian Kutacane Kembali Banjiri Kota Medan, Kulitnya Dijual Lagi
‎Foto/dok/harianSIB/ind
Durian Kutacane kembali Banjiri Medan dengan harga bervariatif, Jumat (10/7/2026).

‎"Durian dari Aceh Tenggara ini rasanya banyak digemari masyarakat Medan dan kulitnya tidak mudah terbelah, jadi kami lebih suka menjual durian Kutacane," lanjutnya.

‎Senada dengan distributor durian di Simpang Pos, Abdi Ginting mengatakan, pelanggannya, juga sangat menggemari durian Kutacne, meski demikian mereka tetap menerima durian dari daerah lain karena permintaan pelanggan dari dalam dan luar kota selalu banyak.

‎"Saat ini durian Aceh Tenggara yg masuk ke kami biasnya dari Kandang Blang, Lawe Sigala-gala, Lawe Alas dan durian Ketambe. Daging duriannya lebih enak dan tebal. Selain melayani pembeli makan di tempat, kami juga menjual durian kupas dan kirim sampai ke berbagai kota di luar Medan," paparnya.

‎Dari penuturan Adi Ginting, kulit durian yang tidak terpakai lagi pun kini bisa jadi tambahan uang masuk, tidak lagi dibuang, mereka mengumpulkannya dengan rapi di dalam keranjang rotan untuk dijual kembali ke petani di Kutacane dan Tanah Karo.

‎"Sekarang ini kan lagi banyak yang memakai pupuk dari olahan kulit durian, jadi setiap durian yang sudah dikupas, kami rapikan dalam ke ranjang untuk dijual dan dibawa kembali ke daerah pemesan. Jadi makin seru jual durian sekarang," pungkasnya dengan sumringah.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Deputi BNPB: Pemuda Jadi Penggerak Pemulihan Pascabencana
Pelajar Kelas 1 SD Hanyut di Sungai Aeknatas, Pencarian Dilanjutkan Besok
13 Rumah Warga Terbakar di Babul Makmur Aceh Tenggara
Idul Adha 1447 H, Rajai Siregar Saksikan Penyembelihan Sapi dari Presiden RI di Bandardurian Labura
47 Petani di Dairi Ikuti Pelatihan dan Terima Sarana Produksi Pertanian
PT Dairi Prima Mineral Luncurkan Program Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Kakao, Durian dan Kopi
komentar
beritaTerbaru