Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 Juli 2026

Polrestabes Medan Tembak Residivis Curanmor, Mengaku Sudah 20 Kali Beraksi di Medan dan Sekitarnya

Roy Surya D Damanik - Sabtu, 11 Juli 2026 20:49 WIB
124 view
Polrestabes Medan Tembak Residivis Curanmor, Mengaku Sudah 20 Kali Beraksi di Medan dan Sekitarnya
Foto Dok/Satreskrim
DITEMBAK: Pelaku curanmor, Teguh Rendiansyah diboyong ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan setelah kedua kakinya ditembak polisi.

Medan(harianSIB.com)

Timsus JCS bersama Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan menembak seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga telah beraksi puluhan lokasi di Kota Medan, Kabupaten Deliserdang hingga Binjai.

Tersangka yang diringkus yakni Teguh Rendiansyah (23) warga Kecamatan Sunggal, Delizerdang. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku telah terlibat dalam 20 aksi pencurian sepeda motor dengan sejumlah rekan yang kini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis SIK MH, Sabtu (11/7/2026) mengatakan penangkapan dilakukan setelah personel Timsus JCS dan Opsnal Resmob Satreskrim melakukan patroli serta penyelidikan intensif terhadap pelaku curanmor yang selama ini meresahkan masyarakat.

"Pelaku berhasil dibekuk saat tim melakukan patroli di kawasan Jalan Abdullah Lubis, Kecamatan Medan Baru. Saat diinterogasi, pelaku mengakui keterlibatannya dalam sejumlah kasus pencurian sepeda motor, termasuk perkara yang dilaporkan di Polsek Sunggal dan Polsek Medan Area," ujar Adrian.

Baca Juga:
Menurut Adrian, tersangka merupakan residivis dan diduga kembali mengulangi perbuatannya dengan berpindah-pindah lokasi untuk mencari sasaran kendaraan yang diparkir di teras rumah, kos-kosan maupun area parkir penginapan. Salah satu kasus yang diungkap terjadi pada 22 Juni 2026 di Jalan Medan Binjai Km 10,8, Gang Sama, Gang Sempurna Lorong Ar-Rajab, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal.

"Saat itu korban, Juriani memarkirkan sepeda motor Honda Beat BK 2908 AFN di teras rumah dalam kondisi stang terkunci. Ketika hendak menunaikan salat Magrib, korban melihat sepeda motornya telah dibawa kabur dua pelaku. Korban sempat mengejar sambil berteriak meminta pertolongan, namun pelaku berhasil melarikan diri," ungkapnya.

Kasat Reskrim menambahkan, dari hasil pengembangan, Teguh mengaku menjalankan aksi tersebut bersama rekannya, Jerry yang kini masuk DPO. Jerry berperan sebagai eksekutor yang merusak kunci kendaraan menggunakan kunci T, sedangkan Teguh membawa kabur sepeda motor hasil curian.

"Motor tersebut kemudian dijual kepada seorang penadah, Roby yang juga masih buron dengan harga Rp 2,5 juta. Uang hasil penjualan dibagi rata dan diakui digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

AKBP Adrian menjelaskan, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti dan pelaku lainnya, Teguh berusaha melawan petugas serta mencoba melarikan diri.

"Karena pelaku melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri, petugas memberikan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur dengan menembak kedua kaki pelaku. Setelah itu pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut," tegasnya.

Lebih lanjut, Adrian mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 20 kali di berbagai wilayah, di antaranya kawasan Sunggal, Medan Denai, sekitar Universitas Sumatera Utara (USU), Setia Budi, Kelambir V, Hamparan Perak, Pancurbatu, MMTC, Binjai dan sejumlah lokasi lainnya. Sasaran pelaku didominasi sepeda motor Honda Beat, Scoopy, Vario, CBR, Sonic hingga CRF.

"Pengakuan tersangka masih terus kami dalami. Penyidik akan mencocokkan dengan laporan polisi yang ada untuk mengungkap seluruh jaringan, termasuk para pelaku dan penadah yang saat ini masih DPO," tegas Adrian lagi.

Dalam penangkapan tersebut lanjutnya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah kunci T yang diduga digunakan sebagai alat untuk membobol kunci kendaraan.

"Kita juga terus memburu sejumlah pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi guna mengungkap jaringan curanmor yang beroperasi di Kota Medan dan sekitarnya," pungkasnya.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Pegasus Polrestabes Medan Ringkus 2 Tersangka Curanmor
Terkait Parbegu Ganjang, Kasat Reskrim: Pelaku akan Kita Tangkap
Kapolres Pimpin Upacara Sertijab Kasat Reskrim Binjai
Ops Zebra Toba 2018, Satlantas Polrestabes Medan Tilang Puluhan Kendaraan
Antisipasi Aksi Bunuh Diri, Barang Milik Tahanan Polrestabes Medan Disita
30 Oktober-12 November, Sat Lantas Polrestabes Medan Gelar Ops Zebra Toba 2018
komentar
beritaTerbaru