Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 Juli 2026

Tim Gabungan Datangkan Alat CNG, Selidiki Titik Kebocoran Gas Penyebab Ledakan di Grand Polonia

Roy Surya D Damanik - Kamis, 23 Juli 2026 22:36 WIB
317 view
Tim Gabungan Datangkan Alat CNG, Selidiki Titik Kebocoran Gas Penyebab Ledakan di Grand Polonia
Foto Dok/Wilis
DATANGKAN ALAT CNG: Tim Gabungan mendatangkan alat CNG untuk melakukan simulasi aliran gas guna mencari titik kebocoran yang diduga menjadi pemicu ledakan di rumah mewah di Komplek Grand Polonia Jalan Perhubungan, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polo

Medan(harianSIB.com)

Proses penyelidikan penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Komplek Grand Polonia Jalan Perhubungan, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia terus berlanjut.

Pada hari keempat olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (23/7/2026), tim gabungan dari Polrestabes Medan, Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mendatangkan alat Compressed Natural Gas (CNG) untuk melakukan simulasi aliran gas guna mencari titik kebocoran yang diduga menjadi pemicu ledakan.

Tim gabungan melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi, mulai dari evakuasi puing-puing bangunan yang runtuh, pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi gas, hingga rekonstruksi aliran gas pada instalasi rumah yang terdampak.

Perhatian petugas sempat tertuju pada sebuah peralatan berwarna kuning yang ditempatkan di depan rumah. Alat tersebut merupakan sistem CNG yang sengaja didatangkan PGN sebagai bagian dari upaya investigasi teknis.

Baca Juga:
General Manager Sales and Operation Region I PT PGN, Andi Sangga Prasetia menjelaskan penggunaan alat CNG dilakukan karena aliran gas menuju kawasan perumahan masih ditutup demi alasan keselamatan. Oleh sebab itu, simulasi dilakukan dengan menginjeksikan gas langsung ke jaringan pipa rumah menggunakan tabung CNG.

"Prinsipnya kami melakukan reka ulang sebagaimana kondisi saat pemasangan gas di perumahan ini. Namun demi keselamatan, jalur gas menuju kawasan masih ditutup. Karena itu kami mendatangkan CNG dalam bentuk tabung agar dapat melakukan injeksi langsung ke instalasi rumah," ujar Andi.

Ia menjelaskan, CNG atau gas alam terkompresi yang digunakan dalam simulasi tersebut umumnya diperuntukkan bagi pelanggan industri maupun komersial. Gas disalurkan melalui tabung berkapasitas sekitar 20 hingga 25 meter kubik atau setara sekitar 20 kilogram. Menurut Andi, simulasi tersebut bertujuan untuk mengetahui kemungkinan lokasi kebocoran dengan mereplikasi kondisi saat gas mengalir melalui jaringan pipa rumah.

"Kami ingin mencari titik kebocoran, sehingga prosesnya disimulasikan seperti saat aliran gas beroperasi normal," katanya.

Hngga Kamis malam, tim gabungan masih belum dapat memastikan lokasi pasti kebocoran. Proses investigasi menghadapi kendala karena sebagian besar jalur pipa gas berada di dalam dinding bangunan, sehingga pemeriksaan hanya dapat dilakukan pada bagian instalasi yang masih dapat diakses.

Olah TKP lanjutan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang sebelumnya mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka di Komplek Grand Polonia. Hasil pemeriksaan teknis dari tim gabungan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab insiden sekaligus langkah penanganan lanjutan guna mencegah kejadian serupa.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
10 Reklame Bermasalah Kembali Ditumbangkan Tim Gabungan Pemko Medan
Tim Gabungan Pemko Medan ‟Tebas‟ 6 Reklame Bermasalah
Tim Gabungan Dishut Sumut Gelar Operasi Pemulihan Kawasan Hutan di Labuhanbatu
Reputasi Putra Mahkota Dipertaruhkan, Arab Saudi Kirim Tim Selidiki Jurnalis yang Hilang
Tim Gabungan Tertibkan Pedagang Berjualan di Badan Jalan Tanjungmorawa Menuju KNIA
Polisi Selidiki Isi Paket Misterius yang Viral di Medsos
komentar
beritaTerbaru