Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 24 Agustus 2026

Ricky Anthony Apresiasi Gerak Cepat Polres Dairi Tangani Kasus Penganiayaan Dua Bocah

Firdaus Peranginangin - Minggu, 23 Agustus 2026 18:41 WIB
299 view
Ricky Anthony Apresiasi Gerak Cepat Polres Dairi Tangani Kasus Penganiayaan Dua Bocah
Foto SIB/Ist
Dianiaya: Inilah dua bocah, AGP (7) dan AP (6) penduduk Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi yang diduga dianiaya oleh RS pada, Jumat (21/8/2026). Saat ini kedua bocah dirawat di RSUD Sidikalang.

Medan(harianSIB.com)

Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony, mengapresiasi gerak cepat Polres Dairi mengamankan RS, tersangka dugaan penganiayaan terhadap dua bocah, AGP (7) dan AP (6), sekaligus mendesak instansi terkait memastikan kedua korban mendapat pendampingan hingga pulih secara fisik maupun psikologis.

"Instansi terkait harus terus melakukan pendampingan kepada korban. Kita juga mengapresiasi gerak cepat Polres Dairi dalam menyikapi kasus penganiayaan terhadap dua bocah malang ini," kata Ricky Anthony kepada wartawan, Minggu (23/8/2026) di Medan.

Politisi Partai NasDem itu menilai, penanganan kasus tersebut tidak boleh berhenti pada proses hukum terhadap tersangka. Mengingat, kondisi kedua korban yang masih berusia anak-anak membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan lembaga perlindungan anak.

Selain kasus penganiayaan, Ricky juga menyoroti persoalan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dinilai memiliki dampak luas di tengah-tengah kehidupan keluarga. Pasalnya, kasus penganiayaan tersebut berawal dari kondisi keluarga korban setelah ayah mereka tersandung kasus narkoba dan menjalani hukuman di penjara.

Baca Juga:
"Kedua bocah abang beradik ini dititipkan kepada bibinya yang juga sebagai tersangka penganiayaan terhadap mereka. Ayah korban dipenjara karena kasus narkoba. Ini harus menjadi perhatian serius. Bahwa narkoba sangat berdampak buruk bagi kehidupan di tengah masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, AGP ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di Jalan Merdeka, tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Mani, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (21/8/2026). Tubuh bocah tersebut dipenuhi luka, mulai dari bagian wajah hingga kaki.

Mengetahui kejadian itu, Unit PPA Satreskrim Polres Dairi langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi untuk memberikan pertolongan serta memastikan korban mendapat perlindungan. AGP kemudian dibawa ke RSUD Sidikalang untuk menjalani perawatan medis.

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan, kondisi AGP kini mulai stabil setelah mendapat penanganan tim medis.Dari pendekatan intensif yang dilakukan petugas, AGP mengungkapkan bahwa RS merupakan "mak tua" atau bibinya. Ia bersama adiknya, AP, diduga kerap mendapat kekerasan fisik, namun keduanya takut melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum, ditemukan luka pada bagian bibir, lebam dan luka bernanah pada tangan kiri serta luka pada kaki kanan. Saat ini RS telah diamankan di Satreskrim Polres Dairi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan AGP dan AP masih menjalani perawatan di RSUD Sidikalang.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Marak Politik Uang, Wakil Ketua MPR: Lapangan Demokrasi Kita ˋBecekˊ
Kejari Labuhanbatu Tahan 2 Tersangka Korupsi
4 Bulan Sandang Tersangka Korupsi, Kadis Tarukim Karo dan PKK Belum Dicopot
Polsek Patumbak Gerebek Kampung Narkoba, Seorang Tersangka Diamankan
Edarkan Narkoba di Lokasi Hiburan Malam, 3 Tersangka Terancam Penjara 20 Tahun
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
komentar
beritaTerbaru