Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Di Haul ke-5 Haji Anif, Ijeck Kenang Pesan Ayahnya Sebelum Wafat

Leo Bastari Bukit - Selasa, 25 Agustus 2026 21:46 WIB
334 view
Di Haul ke-5 Haji Anif, Ijeck Kenang Pesan Ayahnya Sebelum Wafat
Foto Dok/Tim Ijeck
HADIAH: Ketua Yayasan Haji Anif Musa Rajekshah menyerahkan hadiah kepada para juara yang mengikuti perlombaan keagamaan MTQ di Haul ke-5 almarhum Haji Anif yang digelar di Masjid Al Musannif, Jalan Cemara, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut, Selasa (25

Deliserdang (harianSIB.com)

Ribuan umat Muslim menghadiri Haul ke-5 almarhum Haji Anif yang digelar di Masjid Al Musannif, Jalan Cemara, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (25/8/2026).

Pelaksanaan haul tahun ini dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya jamaah yang memenuhi bagian dalam masjid hingga pelataran parkir.

Masyarakat yang hadir berasal dari berbagai daerah. Ramainya jamaah juga menjadi gambaran besarnya kerinduan masyarakat terhadap sosok Haji Anif yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Ketua Yayasan Haji Anif Musa Rajekshah atau Ijeck menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir untuk mengikuti rangkaian Haul ke-5 ayahnya.

"Haul ke-5 almarhum Haji Anif, orang tua kami, Alhamdulillah yang datang sangat ramai. Kami mengucapkan terima kasih kepada Allah. Semoga Allah membalaskan kebaikan bapak/ibu yang datang," ujar Ijeck.

Menurut Ijeck, pelaksanaan haul tahun ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selain haul dan Maulid, Yayasan Haji Anif juga sebelumnya menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di Masjid Al Musannif. Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dengan berbagai kategori, termasuk hafalan, tafsir dan pemahaman Al-Qur'an.

"Acaranya sekaligus memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad. Acara MTQ juga kami selenggarakan dalam memperingati haul kelima ini," katanya.

Dalam sambutannya, Ijeck turut mengenang sosok ayahnya. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia menceritakan pesan Haji Anif agar kegiatan keagamaan di Masjid Al Musannif terus dilaksanakan.

Ijeck mengatakan, MTQ pertama kali digelar pada 2019 ketika Haji Anif masih hidup. "Biasanya MTQ ini dilaksanakan pada bulan Maret setiap tahunnya. MTQ pertama tahun 2019 dan almarhum masih ada," ungkapnya.

Menurut Ijeck, sang ayah berpesan agar pelaksanaan MTQ terus dilanjutkan meski dirinya telah meninggal dunia. "Pesan beliau MTQ ini harus terus dilaksanakan sampai dengan sekarang. Bahkan sampai beliau sudah tiada lagi," tuturnya.

Tak hanya kegiatan keagamaan, Ijeck juga mengungkapkan cita-cita Haji Anif untuk membangun 99 masjid di berbagai daerah di Indonesia. "Niat beliau juga sebelum berpulang ingin membangun 99 masjid di seluruh daerah di Indonesia," ujarnya.

Ijeck mengaku semakin terharu karena sang ayah meminta pembangunan masjid tersebut dilakukan dengan cepat dan tidak menggunakan dana hibah pemerintah. Saat itu, Ijeck masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023.

"Beliau juga minta jangan pakai uang pemerintah, karena waktu itu saya menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut. Dia bilang untuk cepat, karena dia bilang untuk mempersiapkan kematiannya," katanya.

Cita-cita Haji Anif tersebut hingga kini terus dilanjutkan melalui Yayasan Haji Anif. Ijeck menyebut, sebanyak 69 masjid telah berhasil dibangun di berbagai daerah. "Sekarang sudah 69 masjid dan masjid 70 akan segera diresmikan dalam waktu mendatang," jelasnya.

Yayasan Haji Anif juga tengah mempersiapkan pembangunan masjid di Merauke, Papua. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada tahun depan. "Alhamdulillah, Yayasan Haji Anif akan membangun masjid di Papua, daerah Merauke. Rencananya tahun depan akan terselesaikan," ucap Ijeck.

Dalam suasana haru mengenang sang ayah, Ijeck sempat mencairkan suasana dengan candaan terkait perjalanan menuju lokasi pembangunan masjid di Merauke.

Ia mengaku masih memikirkan akses menuju lokasi tersebut karena perjalanan yang cukup jauh. Setelah menggunakan pesawat menuju Papua, perjalanan harus dilanjutkan menggunakan kapal selama tiga hari tiga malam.

"Sampai dengan sekarang ini saya berpikir bagaimana menuju lokasi ke Merauke. Naik pesawat turun di Papua, terus naik kapal tiga hari tiga malam untuk menuju ke lokasi," katanya, yang disambut tawa jamaah.

Ijeck kemudian menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus hadir dan ikut memeriahkan Haul almarhum Haji Anif setiap tahunnya.

Ia berharap kegiatan keagamaan dan sosial yang telah dirintis Haji Anif dapat terus dilanjutkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus amal jariyah bagi almarhum. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru