Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

Pemprov KKI Sumut akan Mengikuti Kongres dan Ujian Sabuk Hitam di Jakarta

- Kamis, 30 November 2017 13:21 WIB
299 view
Pemprov KKI Sumut akan Mengikuti Kongres dan Ujian Sabuk Hitam di Jakarta
SIB/Dok
Presiden Souke Kushinryu Karatedo Horyu foto bersama dengan ketua dewan guru KKI Sumut Rame Simanjuntak DAN V Karatedo.
Medan (SIB) -Ketua Dewan Guru KKI Sumut Rame Simanjuntak menyatakan DPP KKI (Kushinryu) akan mengadakan Kongres dan Ujian Sabuk Hitam DAN di Jakarta pada 3-4 Februari 20018. Kongres selain memilih pengurus Pusat KKI yang kini sudah habis masa priodenya juga akan digelar ujian Sabuk DAN secara Nasional.

Untuk itu kataRame Simanjuntak pemegang DAN IV itu, dihimbau kepada seluruh KKI tingkat II Sumut supaya mempersiapkan diri mengikutinya termasuk mempersiapkan mengikuti ujian sabuk hitam atau DAN karate.

Namun Rame menyebutkan khusus untuk mengikuti ujian DAN mengikuti ada persyaratannya yaitu setiap orang atau pemegang sabuk DAN harus punya dojo atau tempat latihan. Bagi yang tidak memiliki dojo tidak dibenarkan mengikuti ujian DAN, karena selama ini banyak penyadang sabuk hitam tidak aktif melatih karate. Menurut Rane Simanjuntak, sebagai tim penguji ujian kenaikan tingkat ini didatangkan dari Jepang. Karena ujian DAN karatedo se Indonesia harus diuji penguji dari Jepang.

Ditambahkan oleh Rame, di Sumut diperkirakan ada 200 orang penyandang DAN-1 sampai DAN V. Namun yang aktif sampai saat ini hanya 30 orang. Mereka inilah yang punya dojo di daerah tingkat II.

Rame lagi menjelaskan karena banyak penyandang sabuk hitam di Sumut sehingga pihaknya akan mengevaluasi para pemegang sabuk DAN, agar mereka sadar karena tanpa mempunyai dojo dianggap non-aktif.

Begitu juga, kepada pemegang DAN yang tidak aktif juga tidak dibenarkan mengikuti kegiatan karate di daerah dan nasional.

Dalam kesempatan Rame Simanjuntak menjelaskan pihaknya masih tetap mengembangkan dojo-dojo yangada di kota Medan. "Kita terus membenahi KKI Sumut untuk meningkatkan prestasi disumbangkan menjadi atlet-atlet di daerah maupun nasional, termasuk mengikuti kegiatan Forki ataupun kejurnas," ujarnya.

Ditambahkannya, sudah banyak anggota KKI yang pindah perguruan, tetapi masih tetap menggunakan teknik kushinryu. Mereka pindah ke perguruan lain tapi tidak belajar di perguruan yang dimasukinya. Justru sabuk hitam DAN-nya yang meningkat pula, ujar Rame Simanjuntak. Kalau sudah pindah menyesuaikan dirilah di perguruan yang dimasukinya ucapnya lagi. (R8/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru