Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Mulyadi, Atlet Renang Asian Para Games yang Belajar di Sungai

- Rabu, 26 September 2018 11:34 WIB
327 view
Jakarta (SIB) -Atlet renang Asian Para Games 2018 asal Kalimantan Timur Mulyadi tak menyangka hobi renangnya bisa mengantarkan dirinya jadi atlet nasional. Tidak mudah perjuangan yang dilewatinya, karena dirinya mengaku belajar renang dari sungai.

"Saya belajar renang dari sungai," kata Mulyadi, Senin (24/9).

Saat masih kecil, Mulyadi sudah akrab dengan kursi roda. Tulang-tulang di kakinya rapuh sehingga tak bisa menopang tubuh bagian atasnya. Meski demikian, kondisi itu tak membuat Mulyadi lantas menyerah begitu saja pada kehidupan. Tulang kakinya boleh rapuh, tetapi mentalnya masih tetap kuat.

Ketika pertama kali melihat sungai Banjar dan ekspresi bahagia kawan-kawannya yang bermain di sana, tekad Mulyadi pun tumbuh. Pemuda yang lahir pada 17 Agustus 1991 itu juga ingin merasakan kebahagiaan yang sama ketika tubuh bertemu arus sungai yang tenang. Pada saat itulah dia mulai mengasah bakatnya di olahraga renang.

Salah seorang kawan yang kebetulan adalah atlet renang, melihat bakat Mulyadi. Dia pun mengajak Mulyadi untuk ikut berlatih di kolam renang. Hari demi hari, Mulyadi jalani dengan sepenuh hati. Sampai pada suatu hari, sang pelatih melihat bakatnya dalam berenang.

Awalnya ia gugup. Tentu ada perbedaan ketika berenang di sungai dengan di kolam. Lagi pula dia hanya berasal dari kampung, yang untuk belajar renang tidak menggunakan jasa pelatih atau instruktur. Namun dia lawan kegugupan itu dengan kerja keras. Ketika berada di kolam, konsentrasi Mulyadi sepenuhnya tercurah di lintasan air.

Singkat cerita, kejuaraan demi kejuaraan pun Mulyadi jalani. Mulai dari level regional, nasional, hingga internasional. Pada kejuaraan Asean Para Games 2017 di Malaysia, Mulyadi berhasil raih medali perunggu.

Pada kejuaraan Asian Para Games di Jakarta nanti, ia ingin meraih prestasi yang lebih baik lagi. Mulyadi sangat ingin berlaga di panggung Paralimpiade 2020. Untuk itu dia akan tampil habis-habisan di Asian Para Games 2018.

Bangun pukul tiga dinihari, lalu mulai berlatih di kolam renang pada pukul empat pagi sudah jadi rutinitas sehari-hari.

"Lelah, capek, ya pasti, cuma kami jalani karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk bangsa ini. Dukungan suporter jelas berpengaruh sekali untuk memberikan semangat kepada kami. Pokoknya ada nilai lebih untuk kami," ujar Mulyadi. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Kota Sibolga Marak Rayap Besi

Kota Sibolga Marak Rayap Besi

Sibolga(harianSIB.com)Kota Sibolga yang dari dahulu terkenal aman sepertinya sudah tidak seaman dulu lagi.Masalahnya, sekarang disana banyak