Tertinggi Pascabencana, Harga Karet di Tapteng Bikin Petani Sumringah
Tapteng(harianSIB.com)Harga karet di Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan tren positif, kini bertengger di angka Rp 23.000 per kilogr
Bagi masyarakat adat, penguasaan literasi hukum menjadi sarana redistribusi kontrol atas alat rekayasa sosial tersebut, sehingga penguasaan instrumen hukum tidak terpusat pada pemegang modal atau otoritas formal semata. Ketika warga adat mampu menyusun pemetaan wilayah secara partisipatif dan memahami alur pengajuan peraturan daerah tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, mereka sedang mengarahkan fungsi rekayasa sosial hukum untuk mengamankan ruang hidup dan kesejahteraan komunitasnya secara legal dan terukur.
Hal yang sama berlaku ketika mereka mengoptimalkan hak atas penetapan desa adat berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan otonomi khusus dalam penyelenggaraan pemerintahan lokal sesuai asal-usul. Demikian pula ketika mereka mengakses skema penetapan hutan adat atau hutan desa menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial.
UU Desa sendiri, melalui Bab XIII Pasal 96 hingga Pasal 111, memberikan legitimasi bagi desa adat untuk melaksanakan hak ulayat dan mengatur urusan rumah tangganya sendiri. Jika dikelola dengan literasi hukum yang kuat, ketentuan ini dapat menjadi benteng kedaulatan lokal yang sah di mata negara.
Pembedahan dinamika posisi tawar masyarakat adat juga membutuhkan pisau analisis dari teori relasi kuasa dan hukum. Michel Foucault (1980) menegaskan bahwa kekuasaan tidak terpusat pada satu lembaga tunggal, melainkan tersebar dan bekerja melalui diskursus serta penguasaan pengetahuan, termasuk pengetahuan mengenai hukum. Pihak yang menguasai terminologi, logika, dan prosedur hukum formal otomatis memegang kendali untuk menentukan apa yang dianggap sah, benar, dan legal atas suatu wilayah atau sumber daya.
Keterbatasan sebagian besar warga adat dalam menerjemahkan sistem penguasaan tanah tradisional ke dalam kosakata hukum formal menempatkan mereka pada posisi subordinasi diskursus. Korporasi maupun lembaga negara kerap memenangkan sengketa pertanahan bukan semata karena dasar klaim historisnya lebih kuat, melainkan karena kemampuannya memproduksi klaim formal yang didukung kelengkapan berkas administrasi.
Karena itu, literasi hukum berperan membongkar monopoli diskursus yuridis tersebut, sehingga warga adat mampu menyuarakan dan mempertahankan klaim sejarah serta ekologisnya dengan bahasa hukum yang diakui sistem peradilan modern. Hal ini sangat relevan dalam proses perizinan menurut UU Nomor 32 Tahun 2009. Masyarakat adat berhak terlibat dalam penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan memberikan persetujuan tanpa paksaan (Free, Prior, and Informed Consent) sebelum proyek komersial masuk ke wilayah mereka. Tanpa literasi hukum, hak partisipasi ini hanya menjadi stempel formalitas yang mengabaikan kepentingan substantif warga.
Dari ranah hukum tata negara dan pengujian undang-undang, landasan gerakan masyarakat adat di Indonesia bergeser secara mendasar setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 35/PUU-X/2012. Dalam putusan monumental itu, MK menguji ketentuan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan menyatakan bahwa hutan adat adalah hutan yang berada di wilayah masyarakat hukum adat, bukan lagi bagian dari hutan negara.
Tapteng(harianSIB.com)Harga karet di Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan tren positif, kini bertengger di angka Rp 23.000 per kilogr
Humbahas(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun Anggaran
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Seorang ayah berinisial RBS ( 39 ) warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ditangkap Tim Opsnal Sat Reskrim Polr
Jakarta(harianSIB.com)Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan penggeledahan dalam rangka penyid
Medan(harianSIB.com)KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab In
Medan(harianSIB.com)Polda Sumatera Utara melibatkan unsur eksternal dalam audit investigasi kasus meninggalnya Winda Lorenza Gowasa untuk me
Lubukpakam(harianSIB.com)Kakek bernama, Anggiat Pandiangan (63) ditemukan tewas membusuk di dalam rumah kontrakannya, Kamis (24/9/2026) di D
Medan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (PLN UIP SBU) memperkuat koordinasi dengan pemangku kepent
Medan(harianSIB.com)Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus berinovasi dalam mengembangkan layanan kesehatan modern. Terbaru, rumah sakit vertikal
Medan(harianSIB.com)Pemprov Sumut optimistis realisasi pendapatan dan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dapat menca
Simalungun(harianSIB.com)Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera (Provsu), Rony Reynaldo Situmorang mengandeng
Bogor(harianSIB.com)Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat (Kanwil Ditjenpas Jabar) menyatakan rumah berfasilitas mewa