Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Pendidikan Indonesia Miliki Kekayaan Metode Belajar

- Senin, 15 Agustus 2016 19:29 WIB
609 view
Pendidikan Indonesia Miliki Kekayaan Metode Belajar
SIB/Ant/Hendra Nurdiyansyah
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (tengah) mencoba mobil Formula Hybrid di SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (10/8). Dalam kunjungan kerjanya, Mendikbud meresmikan mobil Formula Hybrid bertenaga surya dan mesin BBM k
Pangkalpinang (SIB)- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan sekolah sehari penuh atau "full day school" tidak bisa diterapkan untuk seluruh sekolah karena lembaga pendidikan di Indonesia memiliki kekayaan metode belajar mengajar yang efektif untuk situasi yang berbeda.

"Bergantung daerah, kesiapan sekolah dan sarana prasarana yang ada di sekolah. Kalau di sekolah yang ada enam kelas, gurunya cuma ada dua atau tiga, sekolah sehari penuh pasti memberatkan guru," kata Khofifah di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (12/8).

Khofifah menyatakan anak-anaknya sendiri semua bersekolah di sekolah yang menerapkan sistem sehari penuh. Dia pun mengelola sekolah dengan sistem sehari penuh.

Namun, Khofifah mengatakan daerah satu tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Sangat mungkin ada daerah yang anak-anaknya perlu waktu kebersamaan dengan keluarga lebih banyak sehingga tidak bisa diterapkan sekolah sehari penuh.

"Tetapi mungkin di kota, ada sekolah yang bisa menerapkan sehari penuh. Guru-gurunya mumpuni, ada tempat ibadah, laboratorium, lapangan olah raga dan lain-lain. Kalau semua fasilitas itu ada, sekolah sehari penuh menjadi keniscayaan," tuturnya.

Bila sekolah memiliki fasilitas yang lengkap agar murid bisa melatih seluruh kemampuannya di berbagai bidang dan jumlah dan kemampuan gurunya cukup memadai, maka sekolah sehari penuh sangat memungkinkan diterapkan.

Khofifah kemudian mencontohkan pendidikan di pondok pesantren yang tidak hanya sehari penuh, tetapi sepanjang waktu karena santri harus menginap di asrama.

"Contohnya anak saya sendiri yang bersekolah di pesantren. Malam hari pun dia masih harus masuk kelas," ujarnya.

WACANA SEKOLAH SEHARI PENUH TETAP JALAN
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, wacana sekolah sehari penuh (full day school) tetap berjalan meskipun mendapat penolakan.

"Full day (sehari penuh), jalan. Teknisnya belum, tetapi Insya Allah jalan. Itu berkaitan dengan pendidikan karakter tingkat SD dan SMP," kata Mendikbud usai berkunjung ke SMK Muhammadiyah Imogiri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (10/8).

Menurut dia, penerapan sekolah sehari penuh akan terus dikaji dan disiapkan teknis pelaksanaannya, penerapan itu mempertimbangkan pendidikan karakter, meskipun di lingkungan keluarga juga ada pendidikan karakter.

"Di keluarga iya (ada pendidikan karakter). Akan tetapi kan gak ada jeleknya sekolah ikut menanggung," kata Menteri yang kemudian bergegas meninggal SMK Muhammadiyah Imogiri.

Sementara itu, dalam kunjungannya tersebut Mendikbud juga meresmikan peluncuran mobil tenaga hybrid yang didesain menyerupai mobil balap formula karya siswa SMK Muhammadiyah Imogiri, Muhadjir juga mencoba menyalakan mesin mobil.

Kepala SMK Muhammdiyah Imogiri Bantul Nur Wahyuntoro mengatakan mobil hybrid dengan menggunakan tenaga listrik dan bahan bakar premium serta dilengkapi dengan panel surya tersebut merupakan karya praktik siswa di sekolah.

"Para siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan terus berkarya, tahun lalu hasil pembelajaran praktik siswa berupa mobil 'go kart' bertenaga elpiji. Tahun ini mobil bertenaga hybrid," katanya.

Terkait dengan penerapan sekolah sehari penuh yang diwacanakan Mendikbud, kata dia, sekolah menyatakan siap merealisasikan, bahkan penerapan sekolah sehari penuh di sekolah ini sudah dilaksanakan sejak dua tahun terakhir.

"Kami sudah siap, bahkan sejak dua tahun lalu siwa belajar di sekolah sampai pukul 17.00 WIB. Pertimbangannya jika anak pulang lebih awal, anak lebih banyak waktu luang," katanya. (Ant/y)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru