Senin, 20 Mei 2024 WIB

Jokowi Resmikan Whoosh: Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara

Redaksi - Selasa, 03 Oktober 2023 10:52 WIB
281 view
Jokowi Resmikan Whoosh: Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara
(Foto: Ant/Akbar Nugroho Gumay)
RESMIKAN: Presiden Joko Widodo (tengah) memencet tompol pada peresmian kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim, Jakarta, Senin (2/10). 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Whoosh. Dia menyatakan ini adalah kereta pelopor di kawasan ASEAN.
"Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan juga pertama di Asia Tenggara," kata Jokowi dalam peresmian di Stasiun Halim, Jakarta Timur, Senin (2/9).
Nama 'Whoosh' terinspirasi dari bunyi laju kereta ini. Kata 'whoosh' juga menjadi singkatan dari 'waktu hemat, operasi optimal, sistem hebat'.
"Dengan kecepatan 350 km/jam," kata Jokowi.
Jokowi meminta agar semua pihak mau belajar karena ini merupakan transportasi modern.
"Kereta cepat Jakarta Bandung ini menandai modernisasi transportasi masal kita yang efisien, yang ramai lingkungan, yang terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, maupun terintegrasi dengan TOD (transit oriented development)," kata Jokowi.
Ia meminta semua pihak tidak takut mempelajari hal yang baru. Sebab berbagai kendala sejumlah moda transportasi seperti MRT, LRT, kereta cepat dapat diketahui berdasarkan pengalaman.
"Dan proyek kereta cepat ini merupakan hal yang baru bagi kita, MRT juga hal baru bagi kita, LRT juga hal baru bagi kita, kereta cepat juga hal baru bagi kita, baru teknologinya, baru kecepatannya dan juga konstruksinya, baru juga model pembiayaannya, semuanya serba baru, dan kita tidak boleh takut belajar dan mencoba hal hal yang baru," katanya.
"Dan dalam proses itu bisa muncul hal-hal yang tidak terduga, kesulitan-kesulitan di lapangan, masalah-masalah, dan ketidaksempurnaan. Pengalaman itu mahal, namun sangat berharga dan kita tidak perlu takut karena jika kita konsisten kesalahan itu akan semakin sedikit, biaya kesalahan juga akan semakin menurun, dan pada akhirnya biaya produksi, biaya proyek lama kelamaan juga semakin rendah," kata Jokowi.
Oleh karena Jokowi berpesan agar semua pihak tidak alergi terhadap kritik dan tetap semangat untuk belajar. Sebab pemerintah telah memiliki beragam pengalaman membangun infrastruktur membangun jalan tol dan lainnya.
"Karena itu saya pesan agar kita semuanya tidak alergi terhadap kritik dan tetap semangat untuk belajar, karena pengalaman kita membangun infrastruktur baik jalan tol, pelabuhan, bandara, bendungan, transportasi telah memberikan pengalaman dan bekal kita untuk menghasilkan hasil hasil yang lebih baik di masa depan," katanya.
Peresmian dihadiri Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Meseskab Pramono Anung, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menkominfo Budi Arie, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Ketua Wantimpres Wiranto, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan sejumlah pejabat lain.
"Dengan mengucap bismillahirahmannirahim Kereta Cepat Jakarta Bandung, Whoosh, saya nyatakan dioperasikan," kata Jokowi dalam peresmian. Jokowi secara simbolik menekan tombol dan tandatangan prasasti sebagai tanda peresmian.
Terlihat, kereta ini berwarna dominan putih dengan aksen merah di bagian atap dan sisi sampingnya. Tulisan dan lambang Whoosh berwarna merah berada di atas jendela kereta.


Gratis
Sementara itu, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, di awal operasional, kereta ini masih digratiskan hingga pertengahan Oktober.
Hal itu disampaikannya dalam sambutannya di peresmian KCJB Whoosh. Luhut mengatakan masyarakat antusias sejak kereta itu diujicobakan.
"Bapak presiden dan para hadirin yang saya hormati, selama tiga minggu sejak dibukanya uji coba gratis bagi publik, kita melihat rasa antusias yang luar biasa di mana masyarakat diajak untuk merasakan sendiri kemanfaatannya," ujarnya.
Luhut mengatakan animo masyarakat yang tinggi membuat pemerintah kembali menggratiskan KCJB Whoosh. Tarif gratis ini berlaku sampai pertengahan Oktober.
"Kereta Cepat Jakarta Bandung, tentunya semua berjalan dengan aman dan nyaman berkat kehandalan sistem yang telah teruji, berkat tingginya rasa penasaran masyarakat terhadap uji coba gratis kereta api cepat Jakarta Bandung maka kami sepakat hingga pertengahan Oktober, Bapak Presiden, pengoperasikan kereta api cepat Jakarta Bandung masih tidak digunakan biaya atau gratis," ujar Luhut.
Sejumlah anggota DPR juga turut hadir dalam peresmian itu. Di antaranya, dari fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurizal, Jazilul Fawaid, Luluk Nur Hamidah, dari fraksi PPP Arsul Sani dan Amir Uskara.
Terlihat juga Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT). Ada juga Pj Gubernur DKI Heru Budi dan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.
Diketahui, izin operasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung diterbitkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 114 Tahun 2023 tentang Izin Operasi Sarana Perkeretaapian Umum PT Kereta Api Cepat Indonesia-China.
Soal tarif, mantan Dirut Angkasa Pura II itu menyatakan tarif kereta cepat berkisar di angka Rp 250-300 ribu. Adapun soal potongan harga, kata dia, menjadi kewenangan pihak pengelola.
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya juga bakal membuat konsep kereta cepat dengan tujuan Surabaya. Namun, kata dia, masih sebatas mengonsep dahulu.
"Kita akan membuat konsep bahwa nanti eksekusi ya seperti apa, tapi visi-misi dari Surabaya harus dibuat. Insyaallah sekarang kan kita buat sudah, baru teknologinya, orangnya baru, orang kita nggak bisa, bikin regulasi nggak gampang, tapi ini semua sudah terbuat dengan baik. Sehingga kita tinggal mereplikasikan," kata Budi dalam acara pembukaan Hub Space di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (29/9) lalu. (detikcom/d)



Baca Juga:
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jokowi Perkenalkan Prabowo Presiden Terpilih RI di WWF Bali
Jokowi Turun Gunung Bereskan Masalah Bea Cukai
Jokowi: Jaga Keharmonisan di Tengah Keberagaman
Jokowi : RI Bisa Produksi 1,6 Juta Motor Listrik, Baru 100.000 yang Tercapai
Jokowi Teken UU Desa, Masa Jabatan Kades Bisa 16 Tahun
Tinjau Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Harga
komentar
beritaTerbaru