13 Siswa SMK Swasta Al Washliyah 2 Perdagangan Ikuti PKL di Jakarta dan Bandung
Simalungun(harianSIB.com)Sebanyak 13 Siswa SMK Swasta Al Washliyah 2 Perdagangan Kabupaten bersama Axioo Class Program mengikuti PKL (Prakte
Jakarta(harianSIB.com)
Dua sekolah internasional di wilayah Tangerang, Banten, menerima ancaman bom melalui pesan WhatsApp dan e-mail dari orang tak dikenal pada Selasa (7/10/2025).
Dalam pesan tersebut, pelaku menuntut uang tebusan sebesar 30.000 dolar AS atau setara Rp497,7 juta kepada pihak sekolah yang menjadi targetnya.
Pelaku mengaku telah memasang bom di lingkungan sekolah dan memberikan waktu 45 menit bagi pihak sekolah untuk mengirimkan uang ke alamat bitcoin yang dicantumkan dalam pesan ancaman.
"Pesan ini untuk semua orang, kami telah memasang bom di sekolah kalian. Bom tersebut akan meledak dalam 45 menit. Bila kamu tidak membayar kami 30.000 dolar AS ke alamat bitcoin kami," tulis pelaku dalam pesan ancamannya, dikutip dari Kompas.com.
Baca Juga:Pelaku, yang menggunakan nomor berkode +234, juga menegaskan bahwa bom akan segera diledakkan jika pihak sekolah melapor ke polisi.
"Jika kamu tidak mengirimkan uang tersebut, kami akan segera meledakkan perangkat itu. Laporkan ke polisi, kami akan meledakkannya di tempat itu," lanjut pesan tersebut.
Dua sekolah yang menerima ancaman itu adalah Jakarta Nanyang School di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, dan Mentari Intercultural School (MIS) di Tangerang Selatan.
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Tim Gegana Polda Metro Jaya langsung bergerak untuk menyelidiki dan memastikan kondisi keamanan dua sekolah internasional itu.
"Itu pesan disampaikan ke WhatsApp maupun e-mail ke pihak manajemen kedua sekolah itu," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang, dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).
Menurut Victor, pesan ancaman dikirim ke kedua sekolah dari nomor yang sama. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan motif pelaku. "(Ancaman) dari nomor yang sama. Kami melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom ini. Nanti kita akan sampaikan hasilnya," ujarnya.
Dari hasil penyisiran di lokasi, polisi tidak menemukan bahan peledak atau benda mencurigakan di kedua sekolah tersebut.
"Hasilnya tidak ditemukan bahan peledak atau bom dan sejenisnya di Sekolah Mentari Intercultural School dan Jakarta Nanyang School. Ancaman itu dikirim melalui WhatsApp dan e-mail," kata Victor.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Jakarta Nanyang School ataupun Mentari Intercultural School terkait ancaman bom tersebut. (*)
Simalungun(harianSIB.com)Sebanyak 13 Siswa SMK Swasta Al Washliyah 2 Perdagangan Kabupaten bersama Axioo Class Program mengikuti PKL (Prakte
Tanjungbalai(harianSIB.com)Polres Tanjungbalai memanfaatkan momen pertandingan Piala Dunia 2026 untuk mempererat silaturahmi dengan warga Ko
Jakarta(harianSIB.com)Gelombang panas ekstrem tengah mencengkeram sebagian besar wilayah Eropa. Suhu udara nyaris menyentuh 40 derajat Celci
Jakarta(harianSIB.com)Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bersalah kepada korporasi PT
Jakarta(harianSIB.com)Upaya pelarian panjang salah satu orang kepercayaan gembong narkoba internasional Fredy Pratama akhirnya berakhir. Bar
Binjai(harianSIB.com)Upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Binjai terus digencarkan. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres
Medan(harianSIB.com)Karateka Timnas Indonesia yang juga mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom TI) Universitas S
Medan(harianSIB.com)Maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah dinilai dapat memengaruhi psikologi pasar properti, terutama terkait
Tigabalata(harianSIB.com)Pemerintah Nagori (Desa) Pinangratus, Kecamatan Jorlanghataran, Kabupaten Simalungun membangun jalan rabat sepanjan
Rantauprapat(harianSIB.com)Festival Sepakbola Nasional Piala Presiden 2026 tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang memperebutkan trophy Komandan
Simalungun(harianSIB.com)Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi A
Medan(harianSIB.com)Di tengah pesatnya transformasi digital, perkembangan teknologi tidak hanya dituntut menghadirkan inovasi, tetapi juga h