Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 20 Mei 2026

BPA Fair 2026 Resmi Dibuka, 308 Aset Rampasan Siap Dilelang

Martohap Simarsoit - Rabu, 20 Mei 2026 07:15 WIB
138 view
BPA Fair 2026 Resmi Dibuka, 308 Aset Rampasan Siap Dilelang
Foto: Dok/Puspenkum
Suasana pembukaan BPA Fair 2026 di Kantor BPA Jakarta, Senin (18/5/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kuntadi, resmi membuka gelaran BPA Fair 2026 di Kantor BPA Jakarta, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum transformasi pengelolaan aset rampasan negara dengan mengusung tiga pilar utama, yakni transparansi, integritas dan akselerasi pemulihan aset.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna dalam keterangan tertulis yang diterima media, Selasa (19/5/2026), menyebutkan acara itu turut dihadiri Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Jaksa Agung Muda Pengawasan Prof Rudi Margono, serta Kabandiklat Kejaksaan RI Dr Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Selain itu, hadir pula Plt Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan yang diwakili Direktur Lelang Dr Syukriah HG serta jajaran direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia dan Bank Tabungan Negara.

Baca Juga:
Dalam sambutannya, Kuntadi menegaskan BPA Fair bukan sekadar ajang lelang biasa, tetapi bentuk komitmen Kejaksaan dalam pengelolaan barang rampasan secara terbuka dan akuntabel.

"Melalui pergelaran BPA Fair ini, masyarakat beserta seluruh pemangku kepentingan diajak untuk melihat secara langsung alur transparan pengurusan aset yang dikelola oleh negara," ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, BPA Fair melelang sebanyak 308 aset dalam 245 lot dengan target 75 persen aset terjual.

Sejak tahap pre-event launching pada 22 April 2026 hingga pembukaan resmi, sejumlah aset tercatat terjual melampaui harga limit.

Di antaranya lelang tanah di Jatake, Kabupaten Tangerang, dengan nilai limit Rp6,8 miliar yang terjual Rp32,2 miliar atau naik sekitar 460 persen.

Selain itu, lelang minyak dengan nilai limit Rp879 miliar berhasil terjual Rp914 miliar, sedangkan lelang sebidang tanah di Benoa, Bali, dengan nilai limit Rp4,8 miliar terjual Rp5 miliar.

Kuntadi juga menyebut antusiasme masyarakat terhadap BPA Fair 2026 terus meningkat. Hingga saat ini tercatat lebih dari 104 ribu pengunjung website BPA Fair 2026, sekitar 3.400 pendaftar sebagai visitor dan sekitar 400 peserta telah menyetor uang jaminan lelang.

"Partisipasi masyarakat merupakan kontribusi nyata bagi negara, karena semakin banyak aset yang terjual maka semakin besar manfaat yang dikembalikan kepada negara," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi titik awal transformasi Badan Pemulihan Aset sekaligus bukti bahwa barang rampasan negara dikelola secara bertanggung jawab.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mewujudkan Transparansi Korporasi
Kinerja Kejaksaan Agung Jalan di Tempat
PGN Siap Buktikan Transparansi Bisnis Hilir Gas Bumi
Pemkab Serdangbedagai Terapkan Layanan Informasi Publik dengan Prinsip Transparansi
Debitor Bank Milik Terpidana BLBI Gugat Kejaksaan Agung di Pengadilan
Tuntut Transparansi, Pegawai PD Pasar Jaya Demo di Depan Balai Kota
komentar
beritaTerbaru