Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 19 Juni 2026

Stafsus Menag Dukung Renovasi Chapel USU, Ajak Semua Pihak Duduk Bersama Akhiri Polemik

Donna Hutagalung - Jumat, 19 Juni 2026 09:32 WIB
143 view
Stafsus Menag Dukung Renovasi Chapel USU, Ajak Semua Pihak Duduk Bersama Akhiri Polemik
Foto: harianSIB.com/Dok
Pertemuan Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr H Gugun Gumilar dengan pengurus Yayasan Chapel USU dan Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, di Deli Serdang, Kamis (18/6/2026).

Medan(harianSIB.com)

Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Dr H Gugun Gumilar, menyatakan dukungannya terhadap rencana renovasi bangunan Chapel Universitas Sumatera Utara (USU). Menurutnya, renovasi tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan fasilitas pembinaan kerohanian bagi civitas akademika USU yang beragama Kristen.

Hal itu disampaikan Gugun saat bertemu dengan pengurus Yayasan Chapel USU dan Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, di Deli Serdang, Kamis (18/6/2026), menyikapi polemik yang berkembang terkait rencana renovasi bangunan yang berada di Jalan DR Sumarsono, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan itu.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari Yayasan Chapel USU, di antaranya Pdt Dr Ance MD Sitohang dan Dr Diana Barus. Dari PIWK USU hadir Prof Dr Robert Sibarani, Richard Marpaung, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

"Renovasi bangunan ini saya kira merupakan karya mulia dari Rektor USU untuk menyediakan tempat pembinaan rohani yang lebih memadai bagi seluruh civitas akademika USU yang beragama Kristen," ujar Gugun.

Baca Juga:
Sebagai Staf Khusus Menteri Agama yang membidangi kerukunan dan layanan keagamaan, pengawasan, serta kerja sama luar negeri, Gugun mengaku telah mengikuti perkembangan polemik tersebut. Ia juga telah mendalami berbagai informasi mengenai keberadaan Chapel USU yang selama ini digunakan sebagai sarana pembinaan kerohanian warga Kristen di lingkungan kampus.

Meski demikian, Gugun menegaskan, Chapel USU bukan merupakan gereja dan tidak berada dalam kewenangan Kementerian Agama.

"Karena berada di bawah kewenangan USU, maka hal ini menjadi ranah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi," katanya.

Untuk meredam polemik yang kian meluas dan melibatkan sejumlah organisasi keagamaan, Gugun menyarankan agar Rektor USU sebagai pemegang otoritas tertinggi di lingkungan kampus mengundang seluruh pihak terkait untuk berdialog dan memperjelas status serta fungsi Chapel USU.

Ia bahkan menyatakan kesediaannya untuk hadir dan memberikan pandangan apabila pertemuan tersebut dilaksanakan.

"Saya bersedia hadir untuk ikut memberikan pandangan," ujarnya.

Selain itu, Gugun juga mendorong adanya pertemuan yang lebih luas dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, hingga Gubernur Sumatera Utara guna mencari solusi bersama.

"Hal ini penting untuk memastikan polemik ini tidak digiring ke mana-mana. Kita ingin menyatukan seluruh pihak yang memiliki perbedaan pandangan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PIWK USU, Prof Dr Robert Sibarani, menyambut baik pandangan yang disampaikan Gugun. Ia mengatakan pihaknya akan segera mengagendakan pertemuan dengan berbagai pihak guna mencari penyelesaian atas polemik yang terjadi.

"Kita akan mengagendakan pertemuan itu agar persoalan ini dapat segera diselesaikan," pungkasnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Demo di Kejati Sumut, Massa Minta Usut Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS Medan dan PUPR Simalungun
Bandar Narkoba 4 Kali Dipenjara Dibekuk, Polisi Sita Ekstasi dan Vape Narkoba
Elza Syarief Mundur, Jalan Sony Jadi Justice Collaborator Terancam
Kejaksaan Serahkan Hasil Lelang BPA Fair 2026 dan Penelusuran Aset Edi Tansil ke Kemenkeu Total Rp1,02 Triliun
Mensos Puji Pretasi Karateka SRMP 2 Medan, Bukti Sekolah Rakyat Cetak Generasi Unggul
Datangi DPRD Sumut, Mahasiswa Kecewa Para Wakil Rakyat Tidak Protes Kebijakan Pemerintah
komentar
beritaTerbaru