Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 06 Agustus 2026

Konsulat AS di Medan Terancam Ditutup, Bagian Efisiensi Diplomatik Pemerintahan Trump

Redaksi - Rabu, 05 Agustus 2026 19:38 WIB
260 view
Konsulat AS di Medan Terancam Ditutup, Bagian Efisiensi Diplomatik Pemerintahan Trump
Foto: Dok/harianSIB.com
Konsulat Amerika Serikat di Medan

Medan(harianSIB.com)

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) berencana menutup lima perwakilan diplomatiknya di berbagai negara, termasuk Konsulat AS di Medan, Sumatera Utara. Rencana tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi birokrasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Donald Trump melalui agenda America First.

Berdasarkan laporan Reuters yang dikutip Selasa (4/8/2026), Kementerian Luar Negeri AS telah menyampaikan pemberitahuan kepada Kongres mengenai rencana penutupan sejumlah kantor perwakilan diplomatik di luar negeri. Informasi itu disampaikan sejumlah sumber yang mengetahui isi pemberitahuan tersebut.

Selain Konsulat AS di Medan, kantor yang masuk dalam daftar penutupan yakni Konsulat AS di Nagoya (Jepang), Konsulat AS di Winnipeg (Kanada), Kedutaan Besar AS di St. George's (Grenada), serta Kantor Cabang Kedutaan AS di Douala (Kamerun).

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya pemerintahan Trump memangkas ukuran birokrasi pemerintah dan mengefisienkan jaringan diplomatik AS di luar negeri. Sejumlah pejabat AS menilai beberapa kantor perwakilan berukuran kecil tidak lagi sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Baca Juga:
Meski demikian, hingga kini Kementerian Luar Negeri AS belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana tersebut. Dalam tanggapannya kepada Reuters, departemen itu hanya menyatakan terus memastikan kehadiran diplomatik AS di berbagai negara tetap efisien dan efektif serta mengikuti prosedur pemberitahuan kepada Kongres terkait perubahan jaringan diplomatik.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sebelumnya mengatakan langkah penghematan diperlukan agar organisasi lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini. Menurut sejumlah kalangan konservatif di AS, birokrasi Kementerian Luar Negeri dinilai terlalu besar dan memerlukan penyesuaian.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dari Uang Sampai Rokok: Kebiasaan Memberikan Angpao di China Dikategorikan Suap?
Mobil Tabrak Anak-anak di China, 5 Orang Tewas
Prabowo akan Berteman dengan Amerika dan China Jika Jadi Presiden
Hakim AS Larang Donald Trump Batasi Suaka
Aksi Penembakan Brutal di Dua Kota Amerika Serikat, 4 Tewas
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika
komentar
beritaTerbaru