Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

AS Berikan Sanksi ke Negara Mitra Iran, Rupiah dan Emas Menguat Jelang Seleksi Gubernur BI

Nelly Hutabarat - Rabu, 26 Agustus 2026 12:59 WIB
133 view
AS Berikan Sanksi ke Negara Mitra Iran, Rupiah dan Emas Menguat Jelang Seleksi Gubernur BI
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA/NYM.
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Medan(harianSIB.com)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona merah setelah sempat dibuka menguat di level 6.507 pada perdagangan Rabu (26/8/2026). Secara teknikal, IHSG berpeluang menguji level psikologis 6.400.

Pergerakan IHSG tersebut terbilang anomali dibandingkan mayoritas bursa saham Asia yang masih berada di zona hijau.

Analis Pasar Modal Gunawan Benjamin mengatakan, pelaku pasar turut mencermati perkembangan geopolitik, khususnya ancaman Amerika Serikat (AS) untuk menjatuhkan sanksi sekunder dan melakukan isolasi ekonomi terhadap negara maupun entitas yang tetap berdagang atau bekerja sama dengan Iran.

China dikabarkan menolak penerapan sanksi tersebut. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan meluasnya eskalasi konflik.

Baca Juga:
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) yang berlangsung hari ini.

Di pasar valuta asing, Rupiah terpantau menguat dan diperdagangkan di kisaran Rp17.685 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS relatif stabil di level 98,9 sehingga belum memberikan tekanan berarti terhadap Rupiah.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
IHSG Bertahan di Zona Hijau, Rupiah Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS
IHSG Menguat 1,68 Persen, Rupiah ke Rp17.740 per Dolar AS
IHSG Menguat 0,75 Persen di Tengah Tekanan Bursa Asia dan Pelemahan Rupiah
IHSG Menguat 1,59 Persen, BYAN Jadi Penopang Utama
Harga Minyak Mentah Naik, Rupiah dan Emas Justru Menguat
Jelang Rencana Damai Iran-AS, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat
komentar
beritaTerbaru