Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 12 Agustus 2026

Kasus Wanita Diculik Dukun Selama 15 Tahun Jadi Sorotan Dunia

- Kamis, 09 Agustus 2018 12:03 WIB
540 view
Jakarta (SIB)- Kasus wanita berinisial H (28) yang diculik dan disetubuhi dukun Jago (83) selama 15 tahun di Tolitoli, Sulawesi Tengah jadi sorotan dunia. Beberapa media asing memberitakan kasus keji tersebut.

Seperti dilihat di Reuters. Headline di situs pemberitaan tersebut tertulis judul 'Indonesia shaman accused of keeping as sex slave for 15 years'.
Reuters menulis bahwa Jago mengelabui H dengan menyebut diri H dirasuki jin. Sebab itu H harus tinggal bersama dirinya dan disetubuhi. H kemudian diketahui hilang sejak 2003 lalu dan bersembunyi di balik batu.

Kemudian media asal Inggris BBC menulis tentang H yang bersembunyi di balik batu dengan judul Indonesian woman 'held captive incave for 15 years'.
Kasus ini juga jadi sorotan dunia saat Time ikut memberitakan. Time menulis 'An Indonesian Shaman Has Been of Keeping a Young Girl as His Sex Slave for 15 Years'.

Dukun yang menculik dan melecehkan H kini terancam hukuman 15 tahun penjara. Begitu salah satu isi di dalam berita yang ditulis Time.

H diculik oleh dukun di kampungnya yang bernama Jago (83) sejak 2003 atau saat H berusia 13 tahun. Selama H diculik, Jago menyetubuhinya setiap malam tiba. Kakek itu mengaku memiliki jin peliharaan bernama Amrin dan jin itu merasuki tubuhnya setiap kali berhubungan badan dengan H. Dalam kasus ini, polisi menjerat Jago dengan Pasal 76D, 76E, dan 81 Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 tentang Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Bawah Umur. Ancaman hukuman bagi Jago adalah 15 tahun penjara.

ancam Bunuh Istri
Terungkap juga perbuatan Jago (83), dukun yang menculik dan menyetubuhi korbannya H (28) selama 15 tahun diketahui keluarga. Bejatnya lagi, Jago mengancam istri dan anaknya apabila buka mulut tentang perbuatannya itu.

Karena diancam, anak dan istrinya memilih diam. Saat ini penyidik telah mengkaji potensi istri dan anak Jago dijadikan tersangka karena turut serta menyembunyikan H.

"Pengakuan anak tersangka sementara dia mengetahui ada H itu. Cuma karena dia ditakut-takuti mau dibunuh sama bapaknya, dia tidak berani mendekat ke batu. Istri Jago tahu juga, tapi takut dibunuh," ujar Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy.

Safe House
Sementara itu H (28), korban penculikan dan pencabulan dukun Jago (83) saat ini berada di rumah aman (safe house). Dia mendapat penjagaan dari pihak kepolisian dan petugas Dinas Sosial setempat.

"Korban di safe house. Dijaga personel dari Polres dan dinsos. Kami sudah minta persetujuan bapaknya agar H kami berikan pengamanan dan pelayanan kesehatan. Keluarganya juga setuju," ujar AKBP M Iqbal Alqudusy.

Saat ini kondisi H, lanjut Iqbal, mulai membaik. H tak lagi merengek minta dikembalikan ke tempat dia diculik. H juga mulai berani berinteraksi dan berekspresi.
"Sudah kami bawakan untuk dirukyah dan sudah dirukyah. Sudah didampingi sama Polwan. Dia mulai bisa diajak ketawa. Tapi dia masih takut," ujar Iqbal. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru