Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 06 Mei 2026

Taput Diguncang Gempa Tektonik M 5,5

Redaksi - Selasa, 18 Maret 2025 09:38 WIB
25 view
Taput Diguncang Gempa Tektonik M 5,5
SHUTTERSTOCK/ANDREY VP
Ilustrasi gempa bumi.
Tarutung(harianSIB.com)

Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Selasa (18/3/2025) pukul 05.22 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan rumah di beberapa daerah.

Berdasarkan data BMKG Wilayah I Medan, getaran gempa pertama kali dirasakan pada pukul 05.22.40 dengan magnitudo M5,5.

Selang beberapa detik, gempa susulan terjadi dengan magnitudo M5,6 pada pukul 05.23.53

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono dikutip kompas.com, mengatakan, gempa bumi ini terletak pada koordinat 1,91 derajat LU 99,10 derajat BT atau tepatnya berlokasi di darat 19 km tengara Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada kedalaman 10 km.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme mendatar turun," ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian, Daryono menjelaskan, dampak gempa bumi dirasakan di Kecamatan Tarutung, Taput, dengan skala intensitas IV - V MMI (Modified Mercalli Intensity).

"Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti," ujar Daryono.

"Di Desa Hutabarat Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, gempa memicu longsoran yang menimpa 2 rumah warga. dan di Desa Lobupining Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara gempa menimbulkan kerusakan beberapa rumah," ucapnya dikutip detikcom.

Lalu, ujar Daryono, gempa juga terasa di daerah Kota Sibolga, Sumut, dengan skala intensitas III MMI.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Kepada masyarakat, Daryono mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta agar menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," tuturnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Di PDTH, Kompol DK Ajukan Banding

Di PDTH, Kompol DK Ajukan Banding

Medan(harianSIB.com)Polda Sumut melalui Bid Propam memutuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) Kompol DK pada sidang kode etik Rabu