Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Misteri Kematian Pasangan Suami Istri di Samosir: Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Redaksi - Selasa, 22 Juli 2025 13:43 WIB
423 view
Misteri Kematian Pasangan Suami Istri di Samosir: Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan
(Foto harianSIB.com/Warga)
Suami istri ditemukan meninggal bersama di dalam rumah, di Samosir.
Samosir(harianSIB.com)

Warga Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Samosir, digegerkan dengan penemuan jenazah sepasang suami istri di dalam rumah mereka pada Minggu (20/7/2025) sore. Korban, Jonni Hutasoit (55) dan Nurti Naibaho (61), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah keluarga tidak dapat menghubungi mereka sejak siang hari.

Penemuan tragis ini berawal dari kecurigaan keluarga yang berulang kali mencoba menghubungi keduanya melalui telepon namun tidak mendapat jawaban. Rasa khawatir memuncak hingga sore hari, mendorong keluarga untuk berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan III, Jarusdin Naibaho.

"Keluarga, termasuk kakak kandung almarhumah Nurti, cemas karena sejak siang telepon tidak diangkat," ujar Jarusdin.

Atas saran dari Bhabinkamtibmas setempat, pihak keluarga bersama kepala lingkungan membuka paksa pintu rumah sekitar pukul 17.28 WIB. Proses tersebut didokumentasikan dengan video untuk menjaga transparansi. Saat itulah keduanya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menerima laporan, tim dari Polres Samosir segera mendatangi lokasi, memasang garis polisi, dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Menurut keterangan saksi, komunikasi terakhir dengan salah satu korban, Jonni Hutasoit, terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Samosir, AKP Edwar Sidauruk, yang memimpin penyelidikan di lokasi, memberikan keterangan awal yang signifikan.


"Dari hasil pemeriksaan sementara pada jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ujar AKP Edwar Sidauruk.

Pernyataan ini untuk sementara mengesampingkan dugaan adanya tindak pidana dari pihak luar dan mengarahkan penyelidikan ke kemungkinan penyebab lain, seperti kondisi medis atau faktor internal lainnya.

Kedua jenazah telah dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD dr Hadrianus Sinaga Pangururan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut melalui visum et repertum. Hasil visum diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai penyebab pasti kematian pasangan tersebut.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Pangururan. Kematian Jonni dan Nurti yang mendadak dan hening menjadi pengingat akan rapuhnya kehidupan dan pentingnya jalinan komunikasi serta perhatian terhadap kerabat. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini sambil menunggu hasil medis resmi.(**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru