Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 24 Mei 2026

Bareskrim Polri Selidiki Penyebab "Blackout" di Sumatera

Redaksi - Minggu, 24 Mei 2026 15:26 WIB
142 view
Bareskrim Polri Selidiki Penyebab "Blackout" di Sumatera
Foto: Dokumentasi Tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri
Bareskrim Polri menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera.

Jakarta(harianSIB.com)

Bareskrim Polri menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menerjunkan tim ke titik putus sambungan Sutet 175 - 176 Ds Tempino Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Jambi.

"Tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri didampingi oleh Puslabfor Bareskrim Polri dan PLN melakukan pengecekan lokasi pada Minggu, 24 Mei 2026," kata Direktur Tipidter Bareskrim Polri Moh. Irhamni dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5/2026) dikutip kompas.com

Irhamni mengatakan, dari giat tersebut, pihaknya menemukan barang bukti berupa konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga:
"Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu," ujarnya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) mengungkap penyebab pemadaman listrik massal atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam.

Gangguan cuaca diduga menjadi pemicu awal yang kemudian menimbulkan efek berantai hingga mengganggu sistem kelistrikan di berbagai daerah.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, indikasi awal menunjukkan gangguan terjadi pada ruas transmisi 275 kilovolt (kV) antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai, Jambi.

Gangguan pada jalur transmisi tersebut membuat sistem keluar dari jaringan kelistrikan Sumatera. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan pasokan dan beban listrik di sejumlah wilayah.

PLN menjelaskan, sebagian pembangkit mengalami kelebihan pasokan listrik (oversupply) karena aliran daya terputus.

Kondisi tersebut memicu kenaikan frekuensi dan tegangan sehingga sistem proteksi bekerja otomatis.

Di sisi lain, wilayah yang kehilangan suplai pembangkit justru menghadapi kekurangan pasokan listrik.

Frekuensi dan voltase turun hingga akhirnya pembangkit lain ikut keluar dari sistem. PLN menyebut kondisi itu memicu efek domino yang meluas ke berbagai daerah.

Gangguan tersebut berdampak pada sistem ketenagalistrikan dari Jambi, Riau, Sumatera Utara hingga Aceh. Sejumlah wilayah lain seperti Sumatera Selatan juga terdampak. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Polri Ungkapkan Peredaran Ekstasi Naik Tajam
Bareskrim Polri Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Sergai
Ade Armando Kembali Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Bareskrim Polri Ungkap 9 Hektare Ladang Ganja di Operasi Akhir Tahun
Ormas Fokus Sumut Laporkan Eggy Sudjana ke Bareskrim Polri di Jakarta
Merasa Ditipu Rekan Bisnisnya, Marliati br Manik Melapor ke Bareskrim Polri
komentar
beritaTerbaru