Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Gempa Kembar Guncang Venezuela, 100.000 Orang Diperkirakan Tewas

Redaksi - Kamis, 25 Juni 2026 18:28 WIB
1.350 view
Gempa Kembar Guncang Venezuela, 100.000 Orang Diperkirakan Tewas
Foto: Manaure Quintero / AFP via Getty
Tim penyelamat mencari korban di bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di Caracas pada 24 Jun 2026.

Didampingi saudaranya Jorge selaku Kepala Majelis Nasional, serta Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, Rodriguez menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban yang telah kehilangan anggota keluarganya.

Rodriguez menjelaskan bahwa upaya penyelamatan kini menjadi prioritas utama, serta menambahkan bahwa kegiatan sekolah akan dihentikan dan layanan kereta api ditangguhkan untuk sementara waktu.

Ia juga menyebut bahwa Bandara Simon Bolivar di Maiquetia, dekat Caracas, ditutup akibat kerusakan.

USGS, seperti dilansir Reuters dan Al Jazeera, Kamis (25/6/2026), memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa dapat meningkat secara signifikan karena banyak bangunan di area terdampak yang terbuat dari batu bata tanpa penguatan dan konstruksi blok adobe, yang rentan saat terjadi gempa kuat.

"Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi, dan bencana ini mungkin meluas," kata USGS dalam pernyataannya.

"Secara keseluruhan, penduduk di wilayah ini tinggal di bangunan yang rentan terhadap guncangan gempa bumi, meskipun ada bangunan yang tahan terhadap gempa. Jenis bangunan yang paling rentan adalah bangunan batu bata tanpa penguatan dan konstruksi blok adobe," demikian pernyataan penilaian USGS.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gelombang Panas Landa Spanyol, 212 Orang Dilaporkan Tewas
Pedagang Pasar di Medan Keluhkan Dampak Program MBG, Minta Dilibatkan sebagai Pemasok
Terungkap, Pencuri Kotak Infaq Masjid di Medan Juga Bobol Toko Sport
Diduga Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Tiga Kendaraan di Lubukpakam, Tiga Orang Terluka
Temuan Aset Puskesmas Rp1 M, Tokoh Masyarakat Desak Kejari Langkat Bertindak
MTQ Sumut 2026 Ditutup, Kafilah Labura Masuk 10 Besar
komentar
beritaTerbaru