Konsul Jepang Furugori Toru Pamit, Kenang Keramahan Warga Sumut
Medan(harianSIB.com)Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, berpamitan setelah sekitar 1,5 tahun bertugas di Medan. Resepsi perpisah
Jakarta (harianSIB.com)
Polri masih terus mengembangkan penyidikan tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan pengadaan batu bara PLN, PT ASABRI dan penyelesaian utang yang berkaitan dengan Krakatau Steel. Dalam proses tersebut, kepolisian juga membuka kemungkinan memeriksa Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyidikan masih berjalan sehingga agenda pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap diperlukan, termasuk Febrie, akan ditentukan sesuai perkembangan perkara.
"Proses teknis dan materi penyidikan masih berlangsung. Tim masih terus bergerak. Nanti akan kami sampaikan kapan pemanggilan dilakukan, termasuk perkembangan perkara yang sedang ditangani," ujar Budi dalam konferensi pers, Jumat (10/7/2026), sebagaimana dilansir Detikcom.
Budi juga memastikan penyidik gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya akan segera mengumumkan tersangka dalam perkara tersebut. Meski demikian, ia belum merinci waktu pasti pengumuman itu.
Baca Juga:"Bukan malam ini, tetapi dalam waktu dekat kami akan menyampaikan terkait tersangka dalam perkara yang ditangani melalui joint investigation oleh Kortas dan Polda Metro Jaya," katanya.
Menurut Budi, upaya pemberantasan korupsi mendapat dukungan penuh dari seluruh kementerian dan lembaga. Ia menegaskan langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pemberantasan korupsi sebagai program prioritas.
"Kami yakin seluruh kementerian dan lembaga akan mendukung pemberantasan korupsi. Kami akan terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menuntaskan perkara-perkara korupsi," ujarnya.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi. Mereka berasal dari berbagai lokasi yang sebelumnya menjadi sasaran penggeledahan, termasuk dua pegawai Kafe de'Clan Signature di Cipete, empat pegawai money changer berinisial DH, HH, ER dan RP, serta seorang saksi berinisial DR di rumah kawasan Gandaria.
Selain itu, penyidik juga memeriksa sopir berinisial T, saksi dari NH, saksi MIL yang berada di lokasi penggeledahan terbaru, serta dua petugas keamanan di kawasan perumahan Sentul berinisial R dan A.
Budi juga menegaskan, Tan Kian (TK), yang telah menjalani pemeriksaan, hingga kini masih berstatus sebagai saksi.
"Yang bersangkutan saat ini masih berstatus sebagai saksi," katanya.
Sebelumnya, pada Rabu (8/7), penyidik gabungan melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, di antaranya money changer, Kafe de'Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor. Dari penggeledahan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa emas batangan, mata uang asing bernilai miliaran rupiah, koper, tas berisi dokumen, hingga perangkat komputer.
Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto menjelaskan, pengusutan dilakukan melalui joint investigation bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Tiga perkara yang ditangani meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara PLN yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout), dugaan korupsi di PT ASABRI, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak perusahaan Krakatau Steel.
Sementara itu, Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah membantah memiliki keterkaitan dengan bisnis yang menjadi objek penyidikan, termasuk Kafe de'Clan di Cipete.
"Terkait pemberitaan tersebut, kita tunggu hasil penyidikannya. Saya tegaskan Jampidsus tidak ada keterkaitan dengan bisnis yang diberitakan di Cipete," kata Febrie.
Ia mengakui rumah yang digeledah di kawasan Sentul merupakan milik pribadinya yang telah dimiliki sejak lama. Terkait temuan uang tunai dalam berbagai mata uang di rumah tersebut, Febrie menyatakan seluruh aset memiliki pemilik dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme hukum.
"Semua dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. Namun penjelasannya tentu akan disampaikan melalui prosedur hukum yang berlaku, bukan dalam forum seperti ini," ujarnya. (*)
Medan(harianSIB.com)Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, berpamitan setelah sekitar 1,5 tahun bertugas di Medan. Resepsi perpisah
Medan(harianSIB.com)Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa mengapresiasi delapan atlet disabilitas intelektual Special Olympics
Medan(harianSIB.com)Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada September 202
Lubukpakam(harianSIB.com)Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam menjatuhkan hukuman (vonis) terhadap seorang pemborong, Syahfruddin Habyby alias
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama RI menyoroti pentingnya keber
Medan(harianSIB.com)Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan ditutup menguat 0,94 ke level 5.328,360 pada perdagangan setelah s
Medan(harianSIB.com)Bermodus membeli bunga untuk dijadikan obat, tiga orang diduga melakukan pencurian tas milik seorang perempuan di kawasa
Batubara(harianSIB.com)Bupati Batubara Baharuddin Siagian mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batubara untuk terus memperkuat sinerg
Karo(harianSIB.com)Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lan
Medan(harianSIB.com)Pemprov Sumut terus berupaya untuk memperkuat komitmennya dalam memberikan jaminan sosial dan perlindungan bagi masyarak
Medan(harianSIB.com)Memperkuat toleransi dan persatuan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan menggelar kunjungan kerja dan silatur
Medan(harianSIB.com)Seiring dengan kondisi kualitas udara yang semakin membaik di wilayah Sumut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov