Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Tak Selalu Sehat, 7 Sayuran Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebihan

- Minggu, 11 Maret 2018 14:44 WIB
679 view
Tak Selalu Sehat, 7 Sayuran Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebihan
Sayuran dikenal sebagai bahan makanan yang lezat dan bergizi tinggi. Bahan makanan ini mengandung kadar air tinggi dan bagus dikonsumsi dalam keadaan segar atau diolah secara maksimal.

Namun tidak semua jenis sayuran yang dapat dikonsumsi rutin. Ada beberapa sayuran yang kurang baik untuk kesehatan jika berlebihan. Sebagaimana melansir Mashed, Rabu (7/3). Berikut pemaparannya.

Arthicoke adalah sayuran bertunas yang berbentuk oval, bewarna hijau atau keunguan dengan kelopak yang berlapis-lapis. Namun arthicoke memiliki kandungan fruktan yang tinggi yaitu serat yang tidak dapat dicerna dan dapat menyebabkan masalah perut seperti kembung. Selain itu sayuran ini baik bagi penderita liver karena diketahui mempengaruhi hati dengan merangsang empedu.

Kubis brussel
Sayuran yang satu ini harus dicuci hingga bersih agar tidak menimbulkan masalah pada perut. Seperti diketahui sayuran kubis brussels dapat mengakibatkan perut kembung dan bergas.

Tetapi jika Anda menyukai sayuran ini, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah memasaknya hingga benar-benar matang. Dengan begini perut Anda lebih mudah mencernanya.

Kembang kol
Meskipun sehat untuk tubuh, kembang kol juga memiliki dampak yang buruk bagi karena adanya kandungan sulfur pada kembang kol yang memberikan bau tidak sedap.

Disamping itu sayuran ini dapat menyebabkan reaksi alergi dengan efek samping seperti gatal, bengkak dan sulit bernafas.

Tomat kalengan
Tomat segar mengandung banyak nutrisi, termasuk antioksidan melawan kanker. Tapi jika sebagian besar tomat yang Anda konsumsi merupakan tomat kalengan mungkin tidak memberikan nutrisi pada tubuh. Itu karena kebanyakan kaleng dibuat dengan bahan kimia yang disebut bisphenol -A (BPA). Bahan kimia ini, bercampur dengan keasaman tinggi pada tomat yang sangat berbahaya.

Kacang kapri
Kacang kapri adalah penyebab lain terjadinya kembung pada perut, karena mengandung gula yang sulit dicerna. Selain kandungan gula, pada kacang kapri juga terdapat poliol yang dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit seperti kram perut, diare dan kembung.

Bawang
Jika perut Anda sensitif, berarti harus berhati-hati dengan bawang. Bawang juga mengandung fruktan yang diketahui dapat menyebabkan gas dan kembung bahkan sakit pada perut.

Makanan seperti bawang merah dan bawang putih kurang diserap usus dan menyebabkan kandungan air pada usus meningkat.

Kentang
Kentang memang memiliki tekstur yang enak dan mudah diolah menjadi makanan. Tetapi kandungan karbohidrat pada kentang sangat tinggi yang dapat menyebabkan gula darah dan insulin meningkat dengan cepat. Maka dari itu konsumsi kentang dalam porsi yang cukup agar gula darah Anda tetap normal. (Okezone/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru