Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Infeksi HIV Tak Bergejala, Perlu Deteksi Dini

- Minggu, 17 Januari 2016 16:17 WIB
467 view
Infeksi HIV Tak Bergejala, Perlu Deteksi Dini
Jakarta (SIB)- Orang yang terjangkit human immunodeficiency virus (HIV) tak memiliki gejala khusus. Oleh karena itu tindakan deteksi dini menjadi hal yang penting untuk menekan angka penyebaran penyakit.

Namun kebiasaan masyarakat Indonesia untuk memeriksakan dirinya terkait HIV belum tinggi. Padahal ketika seseorang sudah terlibat kegiatan berisiko tinggi seperti hubungan seks bebas dan pemakaian jarum tak steril maka dirinya secara otomatis harus curiga kena penyakit meski merasa sehat.

dr Adimurti T Sampurna, SpKK, dari Persatuan Dokter Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) mengatakan pemakaian jarum untuk tato misalnya bisa juga menularkan HIV, tak selalu karena jarum untuk narkotika. Bila seseorang baru mendapatkan tato maka ia wajib untuk menjalani tes.

"Kan sekarang karena ingin dianggap keren terus pada ngegambar tato. Itu bisa menularkan juga," kata dr Adi saat memberikan penyuluhan pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta, Minggu (10/1).

"Kalau mau mendapat tato ya cari tempat yang sudah bersertifikat. Bersih dan aman," lanjutnya.

Baru setelah HIV berkembang menjadi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), banyak gejala yang dapat diperhatikan dengan jelas. Tapi kalau dibiarkan sampai pada tahap tersebut maka pemberian obat tentu untuk menekan virus tak bisa banyak membantu.

"Kalau sudah AIDS gejalanya itu bisa berat turun 10% dari berat badan normalnya tapi bukan karena diet. Habis itu diare juga, buang air besar yang enggak sembuh-sembuh sampai bulanan," kata dr Adi. (detikhealth/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru