Teriakan di Bawah Reruntuhan Saat Penyelamatan Korban Gempa Venezuela
Caracas(harianSIB.com)Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di Venezuela untuk mencari para korban yang tertimbun reruntuhan bang
Medan(harianSIB.com)
Pengadilan Militer menjatuhkan vonis 10 bulan penjara terhadap oknum TNI, Sertu Riza Pahlivi, dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya siswa SMP berinisial MHS (15). Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai hukuman tersebut terlalu ringan dan tidak mencerminkan keadilan.
"Hakim memperparah hancurnya keadilan dengan memutus terdakwa hanya 10 bulan penjara, atau dengan kata lain lebih ringan dari putusan maling ayam. Maling ayam saja ada yang dihukum satu atau dua tahun, sementara ini nyawa yang hilang hanya dihukum 10 bulan," ujar Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, dikutip dari detikSumut, Selasa (21/10/2025).
LBH Medan menilai putusan tersebut berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum, terutama ketika pelaku berasal dari institusi militer.
Irvan mengatakan, banyak kejanggalan dalam pertimbangan yang disampaikan hakim, sehingga memvonis ringan Sertu Riza. Misalnya, soal tidak ditemukan bekas luka pada tubuh korban. Padahal korban sempat merasakan sakit luar biasa.
Baca Juga:Lalu, kejanggalan kedua ketika hakim menyampaikan pertimbangan bahwa terdakwa tidak melakukan penyerangan ke korban. Padahal menurut keterangan saksi Ismail Syahputra Tampubolon, dirinya melihat langsung korban diserang dan akibatnya terjatuh di sela rel TKP.
"Begitu juga dengan keterangan saksi Naura Panjaitan mengatakan jika ada terjadi pemukulan yang mengakibatkan seorang anak terjatuh di bawah rel. Namun, dikarenakan Naura Panjaitan meninggal, sehingga tidak dapat hadir dalam persidangan," sebutnya.
Dia menilai tindakan terdakwa bertentangan dengan Pasal 76c jo Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara. Tidak hanya itu perbuatan tindakan terdakwa telah bertentangan dengan UUD 1945, KUHPidana, UU HAM, DUHAM, dan ICCPR, CRC tentang konvensi hak atas anak.(*)
Caracas(harianSIB.com)Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di Venezuela untuk mencari para korban yang tertimbun reruntuhan bang
Caracas(harianSIB.com)Korban jiwa akibat gempa kembar di Venezuela telah bertambah menjadi 164 orang. Gempa terbesar di Venezuela dalam lebi
Lubukpakam(harianSIB.com)Pelantikan Kepala Desa (Kades) di Gedung Grha Convention, Lubukpakam, Kamis (25/6/2026) diwarnai unjuk rasa sekelom
Medan(harianSIB.com)Dua terdakwa perkara dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, Ranning Alamer Muslim Cibro dan Aziz Apandi Silalahi, memohon di
Medan(harianSIB.com)Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Jalan Denai Gang Drom, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan
Tanjungmorawa(harianSIB.com)PTPN I Regional 1 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanjungmorawa menanam 300 bibit poho
Sergai(harianSIB.com)Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Serdangbedagai (Sergai) menangkap dua pria yang diduga melakukan penjambr
Medan(harianSIB.com)Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dalam pemeringkatan Times Higher
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Peme
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan penggabungan (merger) enam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mi
Caracas(harianSIB.com)Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS memperkirakan bahwa korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Ve
Madrid(harianSIB.com)Gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa juga berdampak serius di Spanyol. Sedikitnya 212 oran