Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

PM Thailand Ingin Gandakan Perdagangan dengan Rusia

- Kamis, 09 April 2015 12:20 WIB
297 view
PM Thailand Ingin Gandakan Perdagangan dengan Rusia
Bangkok (SIB)- Thailand dan Rusia akan menggandakan nilai perdagangan dwipihak per tahun menjadi 10 miliar dolar AS pada 2016, kata pemimpin Thailand Prayut Chan-O-Cha, Rabu, setelah menyepakati kerja sama berbagai bidang dengan PM Rusia Dmitry Medvedev.

Kedua perdana menteri itu bertemu di Bangkok, saat Prayut -yang juga mantan panglima militer- memperluas persekutuannya di tengah ketegangan dengan negara Barat terkait kudeta pimpinannya pada Mei 2014 serta perburukan keadaan hak asasi manusia di kerajaan tersebut.

Di sisi lain, Moskow dilanda kemerosotan ekonomi akibat sanksi ekonomi oleh Uni Eropa dan AS pada 2014 atas dukungannya kepada pemberontak di Ukraina timur.

Kedua pemimpin itu menyaksikan penandatanganan sejumlah kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama Thailand dan Rusia di bidang ekonomi, prasarana, energi, perang melawan narkoba, pariwisata dan kebudayaan, dalam kunjungan pertama perdana menteri Rusia ke Thailand sejak 25 tahun lalu.

"Thailand dan Rusia sepakat untuk meningkatkan perdagangan bilateral dari 5 miliar menjadi 10 miliar dolar tahun depan," kata Prayut yang diangkat menjadi perdana menteri tak lama setelah kudeta Mei, di hadapan lebih dari 200 pejabat dan wartawan di Gedung Pemerintah.

"Kami meminta perdana menteri Rusia untuk mempertimbangkan impor karet dan produk-produk pertanian lain, makanan, beras, daging babi beku, dan buah segar," katanya dan menambahkan bahwa kedua negara akan "melanjutkan kerja sama di bidang energi".

Titik berat pada ekspor makanan dilakukan menyusul embargo Moskow terhadap produk-produk makanan Barat sebagai tindak balas atas sanksi mereka.
Pemimpin junta Thailand juga meyakinkan timpalannya bahwa negara tersebut aman bagi wisatawan. (Ant/AFP/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru