Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 19 Mei 2026

Material Galian C Berceceran di Jalinsum Gebang Langkat

* Ancam Keselamatan Pengendara
- Minggu, 14 Oktober 2018 22:32 WIB
700 view
Material Galian C Berceceran di Jalinsum Gebang Langkat
SIB/Lesman Simamora
LICIN: Material tanah galian C berserakan mengakibatkan badan jalan licin tergenang air hujan di Jalinsum Kelurahan Pekan Gebang, Langkat, Jumat (12/10).
Gebang (SIB)  -Material galian C (tanah) berceceran di Jalinsum Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Langkat, Jumat (12/10).

Akibatnya, badan jalan licin sehingga berpotensi mengancam keselamatan para pengguna jalan khususnya pengendara sepedamoror dan Pebetor (becak bermotor).

Dampak lainnya, akibat penambangan juga mengganggu kenyamanan beberapa warga yang tinggal di sekitar kawasan lokasi galian C. Tanah eks galian C dari lokasi yang terletak di kawasan perbukitan, kemudian tergerus air hujan mengalir hingga ke pemukiman warga.

Material tanah terkesan dibiarkan berserakan mengakibatkan badan jalan licin, sehingga rawan terjadi kecelakaan lalulintas, bahkan berpotensi mengancam jiwa keselamatan pengguna jalan khususnya bagi pengendara roda dua, ujar Budi Syah seorang warga kepada SIB di Gebang, Jumat (12/10).

"Akibat badan jalan licin tergenang air hujan pada Jumat (12/10) membuat para pengendara roda dua enggan melintasi jalan dan mereka terpaksa istirahat di sebuah warung sambil menunggu hujan reda, termasuk saya sendiri," kata Budi.

Senada dengan itu, Syarifuddin (60) warga Lingkungan VI Kelurahan Pekan Gebang mengatakan, dari lokasi galian, material tanah terbawa air hujan mengaliri badan jalan, dan kemudian air bercampur lumpur turun menggenangi pekarangan rumah, ujarnya.

Material tanah yang bereceran mengakibatkan badan jalan licin, apalagi di saat hujan turun. Selain itu, kata dia, permukaan parit nyaris tertutup endapan lumpur bekas tanah timbun di sekitar lokasi penambangan galian C.

Karena tertutup endapan lumpur material eks galian C sehingga parit di sisi badan jalan tidak mampu lagi menampung air hujan, hingga kemudian genangan air tumpah ke badan jalan, terang Syarifuddin.

Pantauan SIB, Jumat (12/10, terlihat material tanah berceceran di jalan. Tanah berserakan dampak dari mobilitas sejumlah dump truk keluar masuk lokasi penambangan menuju penimbunan jalur rel PT KAI (Kereta Api Indonesia) di daerah itu.

Kondisi badan jalan licin, dan permukaan parit nyaris tertutup endapan lumpur material eks galian C di sekitar lokasi penambangan sudah berlangsung lama. Di saat musim hujan, badan jalan menjadi lincin, dan berdebu tebal ketika kemarau. (A28/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru