Simalungun (SIB) -Nasabah dan Bank Mega membantu renovasi pembangunan 3 ruangan kelas, 1 laboratorium, 1 ruangan guru dan 2 kamar mandi SMP GKPS 1 Pamatangraya Kabupaten Simalungun. Selain itu diberikan juga bantuan fasilitas belajar-mengajar seperti, kursi, meja, papan tulis dan lemari.
Setelah selesai direnovasi, diserahkan langsung oleh Direktur Funding and Sales Distribution Bank Mega, Diza Larentie didampingi Funding Deputy Regional Head Medan, Yanti Huang, Businnes and Sales Support Head, Julie Fauzie, Corporate Affairs Head, Christiana Damanik dan perwakilan nasabah kepada pihak sekolah di komplek SMP GKPS 1 Pamatangraya, Jumat (19/10).
Pada acara serah-terima bangunan, Direktur Funding and Sales Distribution Bank Mega, Diza Larentie mengatakan, produk Mega Berbagi merupakan wujud nyata Bank Mega mendukung pembangunan pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana kegiatan belajar-mengajar di sekolah.
"Kami bahagia dan bersyukur, berhasil memperbaharui kondisi SMP GKPS 1 Pamatangraya, yang dapat diwujudkan berkat peran serta para nasabah," sebut Diza.
Dijelaskan, dengan kondisi gedung sekolah yang sudah direnovasi, sehingga lebih baik dari sebelumnya, para siswa dapat termotivasi untuk lebih giat dan semangat menuntut ilmu dalam menggapai cita-cita. Ia berkeyakinan bahwa pendidikan merupakan jalan memutus rantai kemiskinan, sehingga para pelajar diharapkan tekun menuntut ilmu.
Menurutnya, produk tabungan Mega Berbagi mengajak seluruh nasabah dan insan bangsa untuk menabung sekaligus beramal dan berbagi melalui pembangunan sarana dan prasarana sekolah, dengan menyisihkan minimum 1% dari suku bunga yang diterima dan tambahan 1% lagi dari Bank Mega, sehingga secara bersama-sama beramal untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa.
Hingga saat ini, katanya Bank Mega telah menetapkan 61 sekolah penerima bantuan renovasi yang tersebar di Sumatera hingga Papua dan sudah menyelesaikan 45 sekolah, serta sudah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar-mengajar dan sisanya diharapkan rampung akhir tahun 2018 ini.
Program renovasi sekolah, menurut Diza akan terus dilaksanakan oleh Bank Mega di sekolah- sekolah lain. Kepada pihak SMP GKPS 1 diminta merawat bangunan yang sudah direnovasi agar tidak cepat rusak.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) GKPS Pdt DR Paul Ulrich Munthe, Ketua Yayasan Pendidikan GKPS Jepry Sipayung dan Kepala SMP GKPS 1 Pamatangraya, Walesman Purba senada menyampaikan, terimakasih atas bantuan renovasi bangunan sekolah dan fasilitas penunjang proses belajar-mengajar. Mereka sangat mengapresiasi kepedulian Bank Mega.
"Banyak bank di Indonesia, namun baru Bank Mega yang peduli berbagi merenovasi ruang belajar di SMP GKPS 1 Pamatangraya. Bagi kami, ibarat memberikan air di tengah kekeringan karena memang GKPS sangat membutuhkan dana perbaikan sarana dan prasarana pendidikan," tutur Jepry. (D05/f)