Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Peringatan Hari Jadi ke-18 Pakpak Bharat Sederhana

Redaksi - Kamis, 29 Juli 2021 18:10 WIB
677 view
Peringatan Hari Jadi ke-18 Pakpak Bharat Sederhana
Foto SIB/ Mahadin Boangmanalu
DIPERINGATI : Hari jadi ke- 18  Kabupaten Pakpak Bharat diperingati  masyarakat  bersama Pemkab di Tugu Pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat Kuta Jojong Desa Boangmanalu Kecamatan Salak, Rabu (28/7).
Pakpak Bharat (SIB)
Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat memperingati hari lahir Kabupaten Pakpak Bharat ke-18. Acara peringatan dilangsungkan di Kompleks Tugu Pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat di Dusun Kuta Kojong, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak Pakpak Bharat, Rabu (28/7).

Acara sederhana namun sarat makna, hal ini mengingat kondisi Pakpak Bharat dan seluruh belahan dunia yang masih berkutat menghadapi bahaya pandemi Covid-19.

Tugu peringatan berdirinya Kabupaten Pakpak Bharat didirikan beberapa tahun silam dan didedikasikan untuk mengenang para tokoh-tokoh pendiri kabupaten yang masih tergolong baru ini.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mewakili Pemerintah Pakpak Bharat meletakkan karangan bunga pada tugu pemekaran diikuti oleh beberapa tokoh pemekaran yang berkesempatan hadir.

Perjuangan mewujudkan cita-cita luhur para tokoh pemekaran harus tetap kita lanjutkan membawa Kabupaten Pakpak Bharat ke arah yang lebih baik dan sejajar dengan daerah lainnya, ungkap Bupati Franc Bernhard Tumanggor.

Peringatan Hari Jadi ke-18 Pakpak Bharat mengusung thema "Dengan semangat hari jadi ke-18 Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2021, mari kita bersatu mencegah penyebaran Covid-19 untuk mewujudkan masyarakat sehat dan berkualitas menuju masyarakat Pakpak Bharat Nduma". Untaian thema yang dipandang sangat berarti dimana kesehatan menjadi salah satu dari visi Bupati Pakpak Bharat yakni mewujudkan Pakpak Bharat yang sehat.

Bupati usai melakukan peletakan karangan bunga juga menyempatkan diri berkeliling area tugu, mencermati setiap sudut bangunan serta memaknai arti bangunan tersebut. Dia juga sempat memperhatikan pahatan nama-nama tokoh dan pejuang pemekaran Pakpak Bharat yang terpatri di badan tugu.

Tugu Pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat ini memang sengaja di desain dalam beberapa bagian, dimana setiap bagian mempunyai makna masing-masing yang sangat berarti dalam sejarah pendirian kabupaten maupun kultur budaya Pakpak sesuai cita-cita awal pendirian kabupaten ini, yakni menjaga kemurnian dan eksistensi adat dan budaya Pakpak.

Semangat masyarakat, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam membela dan membangun Kabupaten Pakpak Bharat akan tetap menyala sebagaimana dilambangkan dalam sebuah puncak lidah api menyala di atas puncak tugu ini. (B5/f)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru