Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Desa Kuala Besar Terancam Tenggelam Akibat Abrasi Pantai

Redaksi - Kamis, 26 Januari 2023 12:28 WIB
1.076 view
Desa Kuala Besar Terancam Tenggelam Akibat Abrasi Pantai
Foto SIB : Dok/Warga Kuala Besar
TERGERUS ABRASI : Wilayah pesisir pantai Pulau Kuala Besar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, mulai terkikis abrasi, Rabu (25/1). 
Langkat (SIB)
Desa Kualabesar, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, terancam tenggelam akibat abrasi pantai yang meluas dengan cepat. Abrasi (erosi pantai) merupakan proses alam berupa pengikisan tanah pada daerah pesisir pantai yang diakibatkan oleh ombak dan arus laut dengan sifat merusak.

Diketahui, desa yang dihuni 500 kepala keluarga itu berada di dalam Pulau Kualabesar dengan luas sekira 700 hektare yang terletak pada pesisir Selat Malaka. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, daratan pantai Pulau Kualabesar telah tergerus hingga sekira 40 meter.

Kepada wartawan di Stabat, Rabu (25/1), warga Desa Kualabesar Husni mengaku, dulu ada sekira 30 rumah yang berdiri di pesisir pantai. Namun akibat tergerus abrasi, katanya, saat ini hanya tinggal dua rumah saja yang masih bertahan di pesisir pantai.

"Sekira empat tahun lalu, warga sekitar sempat menanam pohon cemara di tepi pantai. Tapi semua pohon cemara yang sudah tumbuh besar itu sudah hilang tergerus abrasi. Selama empat tahun terakhir, air masuk sudah masuk sekira 40 meter ke daratan," katanya.

Akibat abrasi, warga yang selama ini tinggal di pesisir pantai harus pindah ke dalam pulau. Warga berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan bangunan penahan ombak, agar abrasi tidak semakin meluas dan mengancam.

Diketahui, desa yang hanya bisa dijangkau dengan menempuh jalur laut menggunakan kapal dan sampan itu memiliki wisata pantai dan banyak sumber daya alam berupa hasil laut, seperti ikan dan kerang.

Desa Kuala Besar cukup dikenal dengan pemandangan pesisir pantainya yang indah disertai udara segar. Namun sayang, kini sebagian besar wilayah pesisir pantainya telah tergerus abrasi. (A16/a)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru