Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Pemkab Labuhanbatu Canangkan Gerakan Perbaikan Irigasi Tunjang Swasembada Pangan

- Minggu, 25 Januari 2015 14:18 WIB
290 view
Pemkab Labuhanbatu Canangkan Gerakan Perbaikan Irigasi Tunjang Swasembada Pangan
Rantauprapat (SIB)- Pemkab Labuhanbatu mencanangkan Gerakan Perbaikan Irigasi untuk menunjang swasembada pangan. Banyaknya areal persawahan beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit dan karet mendorong program ini. Bupati berterimakasih kepada petani dan kelompok tani yang masih bertanam padi, jagung dan kacang kedelai.

"Saya selaku Bupati Labuhanbatu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh masyarakat petani dan kelompok tani yang masih mempertahankan areal persawahan dan bertanam padi, menanam jagung dan kacang kedelai, di mana kita ketahui di berbagai daerah alih fungsi lahan cukup tinggi sehingga sangat berdampak terhadap penurunan produktivitas padi," kata Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam pidato tertulis yang dibacakan Sekda H Ali Usman Harahap SH, pada Pencanangan Gerakan Perbaikan Irigasi dalam Menunjang Swasembada Pangan,  Senin (19/1), di Aekpaing Rantau Utara.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI berupaya meningkatkan produktivitas tanaman pangan khususnya padi dengan peningkatan indeks pertanaman (IP) dari IP 100 menjadi IP 200 serta pertambahan produksi dan produktivitas 10 kwintal atau setara dengan pertambahan produktivitas 1 ton/HA dari produktivitas semula.

"Tahun 2017, kita harus swasembada pangan antara lain kegiatan gerakan penerapan pengelolaan tanaman terpadu, bantuan pupuk, bantuan alsintan, bantuan benih dan pupuk bersubsidi," tegasnya.

Bupati Tigor menegaskan, Pemkab Labuhanbatu turut mendukung upaya peningkatan produktivitas tanaman pangan dengan memberikan bantuan benih, pelatihan pengendalian OPT, bantuan pestisida yang bersumber dari dana APBD yang bertujuan untuk meningkatkan produksi sehingga apa yang menjadi visi dan misi saya sebagai bupati, yaitu Labuhanbatu Mandiri 2015 Menuju Labuhanbatu Sejahtera 2020, dapat tercapai.

Sementara, Kasdim 0209 Labuhanbatu Mayor Inf Baginda Siregar atas nama Dandim, menyebut TNI AD akan membantu para petani menyukseskan swasembada pangan di Kabupaten Labuhanbatu.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin bersama Pemkab Labuhanbatu untuk menyukseskan swasembada pangan ini," katanya.

Kadis Pertanian Tanaman Pangan Labuhanbatu Ir Jumingan dalam laporannya menyebut kelompok tani penerima alokasi dana bantuan sosial rehabilitasi jaringan irigasi dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian melalui Satker Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara yang dialokasikan di daerah irigasi Aekpaing, Tanjungmedan, Sibargot, Bandartinggi, Irigasi Rawa Meranti Paham, Seinahodaris, Seirakyat dan irigasi rawa Baganbilah dengan total luas areal lebih kurang 1000 Ha.

"Dana bantuan ini akan langsung masuk ke rekening kelompok tani dan akan dikelola langsung oleh kelompok tani atau P3A di lokasi masing-masing," sebutnya.

Menurutnya, maksud dan tujuan serta sasaran kegiatan perbaikan irigasi ini untuk mendukung pencapaian target peningkatan produksi dan produktivitas hasil pertanian pangan (padi, jagung dan kedelai) dalam rangka menciptakan kedaulatan pangan nasional dan swasembada pangan berkelanjutan, kemudian peningkatan indeks pertanaman yang bertujuan peningkatan areal tanam, peningkatan produktivitas hasil panen padi minimal 10 kw/Ha, jagung 10 Kw/Ha dan kedelai 0,2 kw/Ha, selanjutnya untuk mengurangi alih fungsi lahan komoditas pangan ke komoditas pertanian lainnya.

Pencanangan Gerakan Perbaikan Irigasi dalam menunjang swasembada pangan itu dihadiri Hendar Prasetyo dari BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Sumatera Utara, Asisten Adm Ekbang dan Kessos Faizal Amri Siregar ST, Camat Rantau Utara dan Camat Bilah Barat.(D9/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru