Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

DPRD Sumut Desak Perbaikan Jalan Madina Dipercepat, Kondisi “Hancur Lebur”

Firdaus Peranginangin - Kamis, 30 April 2026 18:53 WIB
226 view
DPRD Sumut Desak Perbaikan Jalan Madina Dipercepat, Kondisi “Hancur Lebur”
harianSIB.com/Firdaus
Kondisi Jalan Provinsi Jembatan Merah-Simpang Gambir di Kabupaten Mandailing Natal yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan, Kamis (30/4/2026).

Medan (harianSIB.com)

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut, Aswin Parinduri, mendesak Pemprov Sumatera Utara melalui Dinas PUPR segera mempercepat perbaikan ruas jalan provinsi Jembatan Merah–Simpang Gambir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dinilai sudah rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut Aswin, anggaran perbaikan jalan tersebut telah dialokasikan dalam APBD Sumut Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp36,5 miliar. Ia meminta agar pengerjaan yang direncanakan dimulai Juni 2026 dapat dimajukan menjadi Mei 2026.

"Kalau bisa dipercepat pada Mei 2026, kenapa ditunda-tunda. Sudah banyak insiden terjadi di ruas jalan itu, termasuk truk terperosok dan beberapa kali viral di media sosial. Kita jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak," ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/4/2026) malam.

Ia menilai kerusakan jalan disebabkan dampak banjir dan longsor, sehingga sejumlah titik mengalami kerusakan berat dan berpotensi putus.

Baca Juga:
Sebagai anggota Komisi D DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut VII Tabagsel, Aswin menyebut ruas jalan tersebut merupakan akses strategis menuju wilayah Pantai Barat Mandailing Natal, termasuk kawasan Natal dan sekitarnya.

Akibat kerusakan, mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian serta kebutuhan pokok terganggu. Waktu tempuh dari Jembatan Merah menuju Natal yang biasanya lebih singkat, kini bisa mencapai 4 hingga 5 jam karena kondisi jalan amblas dan rawan longsor.

Berdasarkan laporan masyarakat, titik kerusakan terparah berada di kawasan Sopotinjak dan Bulusoma. Selain itu, ruas Tombang Kaluang hingga Batu Madinding, Kecamatan Batang Natal, juga mengalami kerusakan berat dan sulit dilalui saat musim hujan.

Meski demikian, Aswin mengapresiasi langkah Pemprov Sumut melalui Dinas PUPR yang telah mengalokasikan anggaran penanganan, termasuk pembangunan Jembatan Aek Inumon I dan II serta perbaikan sejumlah titik longsor dan pemeliharaan jalan.

"Kami berharap pengerjaan dilakukan cepat, tepat waktu, dan berkualitas agar akses masyarakat menuju Pantai Barat Madina kembali aman, lancar, dan normal dilalui," pungkasnya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jalan Rusak di Bandarkhalifah Picu Naiknya Ongkos Angkut Hasil Pertanian
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Termiskin di Humbahas, Desa Sigulok dan Sanggarbatu Butuh Infrastruktur Jalan
Anggota DPRD Simalungun Minta Pemprovsu Benahi Longsor di Raya Simalungun
Dandim Nias Dorong Pasukan Reaksi Cepat Semangat Terus Cari Korban Longsor
Hari Keempat Longsor Gomo, 4 Korban Belum Ditemukan
komentar
beritaTerbaru