Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Tanggul Jebol, Banjir Rendam Permukiman di Tukka Tapteng

Rosianna Anugerah Hutabarat - Rabu, 20 Mei 2026 22:46 WIB
258 view
Tanggul Jebol, Banjir Rendam Permukiman di Tukka Tapteng
Foto harianSIB.com/Warga
Banjir merendam kawasan Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (20/5/2026) malam.

Tapteng(harianSIB.com)

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Rabu (20/5/2026) sore hingga malam menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga di Kecamatan Tukka.

Banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah seperti Kelurahan Hutanabolon, Sipange dan Bonalumban. Air tampak menggenangi badan jalan hingga masuk ke rumah warga dengan ketinggian bervariasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapteng, Erianto Tambunan, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelamatan dan evakuasi warga di lokasi terdampak banjir.

"Ketinggian air bervariasi antara 60 centimeter hingga mencapai 1 meter di sejumlah titik terdampak," ujar Erianto kepada harianSIB.com, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:
Menurutnya, situasi semakin memburuk setelah sejumlah tanggul di Kecamatan Tukka dilaporkan jebol akibat derasnya arus air. Kondisi itu menyebabkan air dengan cepat masuk ke kawasan permukiman warga.

"Dari Pasar Onan Tukka, air sudah mulai memasuki rumah warga akibat tanggul pecah," katanya.

Tim BPBD bersama petugas terkait juga melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada masyarakat yang masih terjebak banjir.

"Banjir belum surut dan tindakan evakuasi serta penyisiran ke rumah-rumah warga sedang berlangsung, di mana ketinggian air saat ini rata-rata sepaha orang dewasa," terangnya.

BPBD Tapteng mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai maupun daerah dataran rendah agar segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

"Segera pindah ke tempat yang lebih aman, seperti balai desa atau tempat berkumpul warga yang letaknya lebih tinggi. Keselamatan nyawa adalah yang paling utama," tegas Erianto.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi Jalan Lintas Sibolga-Padangsidimpuan sehingga belum dapat dilalui kendaraan.

Hingga berita ini ditayangkan, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Banjir Rob Rendam Pesisir Tanjung Beringin, Kantor Desa Ikut Tergenang
Puluhan Tahun Drainase Rusak, Rumah Ibu Lansia Selalu Kebanjiran Saat Hujan
Rob Rendam Jalan Raya dan Pemukiman Penduduk di Belawan
Drainase Dangkal, Jalan Marelan Raya Terendam Banjir
Jembatan “Bungkuk” di Desa Panggugunan Rampung Dikerjakan
Irigasi Aek Sibundong Ditinjau, Empat Desa di Humbahas Segera Dapat Dukungan Air Pertanian
komentar
beritaTerbaru