Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026
Komisi HIV-AIDS dan NAPZA GBKP Sharing Informasi dengan BNNK Karo

Narkoba dan HIV/AIDS Masalah Serius di Tanah Karo

- Senin, 26 Januari 2015 12:58 WIB
1.040 view
 Narkoba dan HIV/AIDS Masalah Serius di Tanah Karo
SIB/Alexander Hr Ginting/ r
Kepala BNNK Karo Drs Adlin Muchtar foto bersama dengan Ketua Komisi HIV/AIDS GBKP, Tuah Bastari Barus, Pdt Monalisa Br Ginting dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat dr Rosi Pinem, Kasi Berantas AKP Pierson Ketaren dalam pertemuan baru-baru ini.
T Karo (SIB)- Narkoba dan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunie Deficeincy Syndrome (HIV/AIDS) masalah serius di Tanah Karo, termasuk jenis penyakit sosial lainnya, seperti judi dan minuman keras (miras). Demikian dikatakan Tuah Bastari Barus, selaku Ketua Komisi HIV/AIDS Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) kepada SIB, Minggu (25/1) di Kabanjahe.

Dijelaskan, sesuai hasil pertemuan pihak Komisi HIV-AIDS dan NAPZA GBKP dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo di Kabanjahe beberapa hari lalu, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Karo, dari waktu ke waktu terus bertambah.

“Tidak cukup lagi kita hanya sekedar prihatin atau sebatas buat seminar atau prosesi dengan menyebarkan selebaran-selebaran, tapi harus melakukan langkah-langkah konkrit. Cepat dan tepat untuk meminimalisir jumlah korban berikutnya. Pihak pimpinan elemen agama pun tidak cukup menyampaikan sebatas doa dan himbauan, tapi perlu bertindak. Bagaimana wujudnya, itu segera dibicarakan,” ujar Barus didampingi Pdt Monalisa Br Ginting.

“GBKP mendukung sepenuhnya usaha-usaha yang dilakukan pemerintah, khususnya BNNK Karo mau pun pihak-pihak lainnya untuk memberantas peredaran narkoba dan segala bentuk judi dan upaya penularan HIV/AIDS di Karo. Prioritas program kerja Komisi HIV/AIDS dan NAPZA adalah menekan laju penyebaran HIV/AIDS, narkoba dan pemberantasan segala bentuk perjudian di Tanah Karo,” terang Pdt Monalisa Br Ginting menambahkan.

Sebelumnya, Kepala BNNK Karo Drs Adlin Muchtar  didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat dr Rosi Pinem, Kasi Berantas  AKP Pierson Ketaren ditemui SIB, Jumat (23/1) mengatakan, kemitraan dan dukungan yang diberikan masyarakat,  gereja dan agama lainnya sangat membantu dan menambah semangat BNNK untuk melaksanakan tugas-tugasnya.

 â€œBNNK, kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, Pemda Karo jika bersatu dan didukung semua elemen masyarakat  dan organisasi keagamaan serta kepemudaan akan menjadi kekuatan besar yang bukan mustahil dapat memberantas peredaran narkoba dan penyebaran HIV dan AIDS serta bentuk penyakit sosial lainnya. Kalau hanya BNNK Karo, itu sangat kecil kemungkinan,” terang Drs Adlin Muchtar.

Dikatakan Muchtar, beberapa program yang disepakati bersama melaksanakannya adalah,  pembentukan komunitas anti narkoba dan HIV – AIDS di desa dengan melibatkan pemuda gereja, kaum bapa dan kaum ibu. Februari nanti akan dilaksanakan TOT relawan/konselor narkoba dengan mengundang utusan dari beberapa desa di Tanah Karo.  “Di akhir diskusi Komisi HIV-AIDS dan NAPZA GBKP dan BNNK Karo sepakat akan terus melakukan pertemuan dan diskusi dengan mengundang PWI, LSM dan lembaga keagamaan  yang lain,” tuturnya mengakhiri. (BR2/ r)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru